Menhub Masih Temukan Truk Langgar SKB Angkutan Lebaran

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan tidak akan membiarkan angkutan barang melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) tentang pembatasan angkutan barang saat masa Angkutan Lebaran 2026. Menhub masih menemukan banyak truk angkutan nonsembako yang melanggar aturan pembatasan operasional dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) saat memantau layanan penyeberangan di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ), Kabupaten Serang, Banten, Ahad (15/3) malam.

Pelanggaran tersebut ditemukan saat Menhub melakukan peninjauan langsung didampingi Kapolda Banten Irjen Pol Hengki guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2026 pada Ahad malam.

Baca Juga
  • Menimbang Rindu dan Rupiah di Terminal Mandalika
  • KPK Curigai Bupati Cilacap Bakal Terus Memeras Kalau tak Ditangkap
  • TelkomGroup dan Huawei Teken MoU, Perkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center

"Dalam SKB sudah diatur mana yang boleh, mana yang tidak boleh. Kami prihatin terhadap beberapa perusahaan logistik yang tidak mengindahkan ketentuan SKB yang berlaku," ujar Menhub Dudy Purwagandhi.

Menhub menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan pelanggaran tersebut mengganggu arus mudik. Koordinasi dengan pihak kepolisian terus dilakukan untuk memberikan tindakan tegas di lapangan terhadap armada yang tidak menaati aturan.

/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%}
.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Untuk tindakan di lapangan kami serahkan kepada pihak kepolisian. Tapi pastikan itu akan kita atasi secara baik," tegasnya.

Petugas di lapangan kini mengarahkan truk-truk yang melanggar ke area kantong parkir khusus agar tidak menyumbat jalur utama. Langkah ini diambil guna memberikan prioritas bagi kendaraan pemudik dan angkutan logistik kebutuhan pokok.

Meskipun terdapat pelanggaran, Menhub memastikan tidak ada kemacetan parah di kawasan Pelabuhan BBJ.

Antrean kendaraan yang terjadi saat ini masih dalam batas normal dan hanya merupakan proses menunggu jadwal masuk kapal.

"Operasional penyeberangan berjalan dengan baik. Kendaraan memang menunggu antrean untuk naik kapal, namun semuanya masih dalam batas normal dan tidak sampai terjadi antrean berhari-hari," jelas Menhub.

Saat ini, Pelabuhan BBJ telah mengoperasikan 12 kapal yang difokuskan untuk melayani kendaraan logistik besar golongan VII, VIII, dan IX guna mengurai kepadatan di titik penyeberangan lainnya.

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : ANTARA
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menlu Iran Bantah Klaim Trump soal Negosiasi dengan AS
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
KPAI Minta Sekolah Evaluasi Tradisi Geng Pelajar Usai Insiden di Bandung
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Selat Hormuz Membara, Trump Rayu China Masuk Koalisi
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pimpinan 9 SPPG Terancam Sanksi Karena Kelapa, Kasus Lele Mentah Masih Gantung
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Harga Emas Antam Senin 16 Maret 2026 Turun Tipis, 1 Gram Sentuh Rp2,992 Juta
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.