Fokus Benahi Pengangkutan, RDF Rorotan Diharapkan Bisa Kelola 1.000 Ton Sampah per Hari

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pemprov DKI menargetkan RDF Rorotan dapat beroperasi normal dengan tingkat utilisasi 1.000 ton sampah per hari.

Pemprov DKI menargetkan RDF Rorotan dapat beroperasi normal dengan tingkat utilisasi 1.000 ton sampah per hari. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI) menargetkan fasilitas pengelolaan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta Utara dapat beroperasi normal dengan tingkat utilisasi 1.000 ton sampah per hari.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, pengolahan sampah di RDF Rorotan saat ini berada di kisaran 700-800 ton per hari. Untuk mendorong pengolahan hingga 1.000 ton per hari, Pemprov fokus menangani pengangkutan sampah oleh truk-truk agar tidak menimbulkan bau.

Baca Juga:
Pemanfaatan RDF Jadi Komunikasi Efektif Kampanye Lingkungan di Industri Semen

"Jadi di RDF Rorotan itu dr waktu ke waktu terus dipantau. Kita menargetkan untuk sekarang ini 1.000 ton," kata Pramono di Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026).

Pramono menegaskan, kenyamanan warga tetap menjadi prioritas Pemprov. Oleh karena itu, pengolahan RDF bersifat fleksibel di mana jika saat dinaikkan menimbulkan ketidaknyamanan akan diturunkan kembali.

Baca Juga:
Sampah Jakarta 8.000 Ton per Hari, Rano Karno Dorong Pembangunan RDF di 4 Wilayah

"Begitu ambang batasnya terlampaui, maka saya minta untuk diturunkan kembali, karena bagaimanapun bagi saya yang paling utama adalah masyarakat bisa menerima itu dan relatif untuk sekarang ini selalu bertahan di angka antara 700 hingga 800 ton dan sebagainya. Persoalannya memang salah satunya pengangkutan, pengangkutan sudah tertangani dengan baik," ucap dia.

Pramono berharap ke depannya RDF Rorotan dapat segera beroperasi secara normal dengan mampu menampung 1.000 ton sampah per hari.

Sebelumnya, kehadiran RDF Rorotan memicu protes dari warga sekitar, terutama warga perumahan Jakarta Garden City (JGC). Keluhan warga karena pengoperasian fasilitas pengolahan sampah tersebut menimbulkan bau.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hashim: Rumah Tak Hanya untuk Kelas Atas, Keadilan Jangan Hanya Omon-omon, NATO
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Taekwondo NTT Fokus Pembenahan Internal Menjelang PON 2028
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Tips Listrik Aman Tinggalkan Rumah Saat Mudik
• 2 jam laludisway.id
thumb
Pemprov Sulsel Siapkan 8 Rest Area “Andalan Hati” di Jalur Strategis Mudik Lebaran 2026
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Menhub Dudy Purwagandhi Tegaskan Penindakan Truk Logistik yang Langgar Aturan Operasional Saat Angkutan Lebaran
• 8 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.