JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan, PAN akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait langkah-langkah yang diambil pemerintah untuk menghadapi dampak konflik Timur Tengah.
Hal itu kemungkinan akan adanya pemotongan gaji akibat konflik Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi dan energi global.
“Kita ikut arahan Presiden. Demi bangsa dan dengan tekad untuk selalu mendahulukan kepentingan masyarakat, kita tentu siap,” kata Eddy dalam siaran pers, Senin (16/3/2026).
Baca juga: Prabowo Ungkit Pakistan Potong Gaji Anggota DPR dan Menteri Imbas Perang AS-Iran
Menurut Eddy, sejumlah opsi kebijakan yang disampaikan Presiden dinilai sudah cukup komprehensif dalam upaya mengantisipasi dampak konflik terhadap perekonomian nasional.
Ia menyebut, di antaranya adalah kemungkinan penerapan work from home (WFH) hingga pengurangan hari kerja sebagai langkah penghematan energi.
“Apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden kita setuju kok, mulai dari kemungkinan WFH, terus kemudian mungkin juga pengurangan hari kerja supaya bisa menghemat energi,” kata Eddy.
Baca juga: Sahroni Dukung Potong Gaji Menteri-DPR Demi Efisiensi APBN
Ia menilai usulan yang disampaikan Presiden tersebut telah dirancang secara menyeluruh untuk menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika geopolitik global.
“Jadi apa yang diusul Bapak Presiden saya kira sudah sangat lengkap, komprehensif, dan kita sepakat dengan apa yang beliau sampaikan,” ujar Eddy.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menceritakan langkah Pakistan yang memotong gaji menteri di kabinetnya dalam menekan pengeluaran negara di tengah gejolak global.
Baca juga: Prabowo Bicara Pemotongan Gaji Kabinet, Ini Besaran Gaji Menteri
Salah satunya untuk mengantisipasi konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS), yang meningkatkan eskalasi di Timur Tengah.
Pakistan, kata Prabowo, menerapkan berbagai kebijakan penghematan, mulai dari pemotongan gaji menteri hingga pembatasan penggunaan kendaraan dinas.
Dia menilai kebijakan tersebut dapat menjadi contoh yang patut dikaji Indonesia, terutama ketika harga minyak dunia mengalami kenaikan.
"Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jumat (13/3/2026).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



