Zelensky: AS minta keahlian Ukraina untuk cegat drone Iran

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Kiev (ANTARA) - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, Amerika Serikat beberapa kali menghubungi Ukraina untuk meminta keahlian mereka dalam mencegat pesawat tak berawak (drone) Shahed buatan Iran, demikian laporan Kantor Berita Ukraina, Ukrinform, Minggu (15/3).

"Kami menerima surat, telepon, dan permintaan di semua institusi militer," kata Zelensky, menambahkan bahwa Ukraina telah menanggapi masing-masing permintaan tersebut.

Zelensky juga menyatakan dirinya telah membahas keahlian Ukraina dalam perlindungan terhadap drone Shahed dengan para pemimpin Uni Emirat Arab, Qatar, Arab Saudi, Yordania, dan Bahrain.

Namun, dalam wawancara telepon dengan NBC News pada Sabtu (14/3), Presiden AS Donald Trump mengatakan sentimen pribadinya terhadap Zelensky belum mereda dan menolak tawaran bantuan pemimpin Ukraina tersebut terkait teknologi drone.

"Orang terakhir yang kami butuhkan bantuannya adalah Zelensky," kata Trump.




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Libur Saat Arus Mudik, 5.000 Sopir Angkutan Tradisional di Jabar Terima Rp1,4 Juta
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Simak lagi informasi soal persiapan mudik hingga wisata Lebaran
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Polisi: Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Berjumlah 4 Orang
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Cuaca BMKG Senin 16 Maret 2026: Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah Ini
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
DPR Tegaskan AI Tidak Boleh Gantikan Peran Jurnalis dalam Dunia Jurnalistik
• 23 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.