TNI AU Bantah Terlibat Perdagangan Tramadol di Depan Markas Satrekon Pondok Gede

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Udara (AU) membantah terlibat dalam perdagangan obat keras jenis tramadol di seberang Markas Satuan Rekonstruksi (Satrekon) TNI AU di Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.

Klarifikasi ini terkait beredarnya unggahan video di media sosial yang menarasikan adanya transaksi jual beli tramadol tanpa izin dengan metode cash on delivery (COD) di seberang Markas Satrekon TNI AU.

“TNI Angkatan Udara menegaskan bahwa institusi maupun personel TNI AU tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan dugaan aktivitas transaksi obat keras tanpa izin di lokasi yang disebutkan dalam video tersebut,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama I Nyoman Saudyana dalam keterangannya, Senin (16/3/202).

Baca juga: Kasus Warga Lempari Toko dengan Petasan, Ahmad Sahroni: Tramadol Harus Masuk Psikotropika

Ia menjelaskan, dalam video yang beredar memang terlihat sebuah sepeda motor dinas TNI AU berbelok ke arah lokasi kejadian.

Namun, keberadaan kendaraan dinas tersebut tidak berkaitan dengan dugaan aktivitas transaksi yang dimaksud.

“Melainkan anggota yang bersangkutan sedang menuju penjual minuman di sekitar lokasi untuk membeli minuman,” kata Nyoman menegaskan.

Menurut dia, video yang diunggah pemilik akun sebenarnya menyoroti dugaan transaksi obat di sekitar lokasi satuan TNI AU.

Akan tetapi, anggapan tersebut tidak sesuai fakta.

Baca juga: Alasan Warga Lempar Petasan ke Toko Diduga Jual Tramadol, Kesal Laporan Dicuekin

Ia juga menyebutkan bahwa lokasi yang dimaksud berada di luar wilayah satuan TNI AU.

“TNI AU tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk peredaran obat keras tanpa izin,” kata Nyoman.

Dalam hal ini, TNI AU mendukung penuh upaya aparat penegak hukum dalam menindak peredaran obat keras tanpa izin yang merugikan masyarakat.

Ia menambahkan, TNI AU berkomitmen menjaga profesionalitas, integritas, serta kepercayaan masyarakat dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Viral penjual tramadol

Untuk diketahui, sebuah video viral di Instagram setelah diunggah oleh akun Badan Perwakilan Netizen dengan judul “Gila!! Mafia Tramadol COD-an di Depan Markas TNI AU Pondok Gede”.

Dalam video tersebut terlihat perekam yang dibonceng sepeda motor tiba-tiba berhenti sambil membunyikan klakson di depan penjual es teh yang lokasinya berada di seberang Markas Satrekon TNI AU.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Tanpa basa-basi, perekam video tersebut langsung memperingati seorang pemuda yang tengah berdiri tepat di belakang penjual es teh.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Tantang Donald Trump Kirim Kapal ke Teluk Persia Jika Berani: Kami Kendalikan Selat Hormuz
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Potret Pemudik Padati Terminal Tanjung Priok
• 5 jam laludetik.com
thumb
Kakorlantas Siap Antisipasi Peningkatan Arus Lalin Mudik Sore Ini
• 20 jam laludetik.com
thumb
Ketika Ekspor Tenaga Kerja Menjadi Strategi Ekonomi Negara
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Emiten Sandiaga Uno (SRTG) Cetak Laba Rp7,31 Triliun di 2025, Melejit 122%
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.