Liputan6.com, Jakarta - KontraS mengungkapkan kondisi terkini aktivis Andrie Yunus usai insiden penyiraman air keras oleh orang tak dikenal. Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS Jane Rosalina menyebut Andrie kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit (RS) akibat luka bakar yang cukup serius.
“Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa korban telah mengalami luka bakar sekitar 24 persen akibat reaksi inflamasi dari cairan keras atau cairan asam yang kemudian mengenai kulit,” kata Jane dalam konferensi pers di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta, Senin (16/3/2026).
Advertisement
Ia menjelaskan luka tersebut terutama terdapat pada sejumlah bagian wajah korban, khususnya di sisi kanan termasuk pada mata kanan, kedua tangan, serta bagian dada.
Menurutnya, cedera paling serius dialami Andrie Yunus pada bagian mata kanan korban yang saat ini mendapat penanganan khusus dari dokter spesialis.
“Dari sejumlah luka tersebut, yang paling serius adalah pada bagian mata kanan dan saat ini telah mendapatkan penanganan khusus dari dokter spesialis bedah mata,” katanya.
Mengacu pada tingkat keparahan luka tersebut, Andrie Yunus kini menjalani perawatan intensif dalam kondisi steril dengan harapan proses pemulihan dapat berjalan optimal.
“Kami menyadari betul bahwa hari ini kasus yang dialami oleh rekan kami Andrie Yunus itu tengah mendapati atensi serius baik dari sejumlah masyarakat sipil, lembaga negara, bahkan jaringan internasional,” jelas Jane.




