BPS DIY Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Agung Nugroho

TVRINews, Yogyakarta

Badan Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang menyasar seluruh pelaku usaha di wilayah DIY. Kegiatan pendataan dijadwalkan berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS DIY, Endang Tri Wahyuningsih, mengatakan sensus ekonomi yang digelar setiap sepuluh tahun sekali ini akan mencakup seluruh jenis usaha, baik yang beroperasi secara konvensional maupun melalui platform digital atau e-commerce.

Menurut Endang, BPS telah menyiapkan strategi khusus untuk mendata pelaku usaha daring. Petugas sensus akan melakukan pendataan secara door to door, sama seperti pada usaha konvensional.

"Petugas sensus memiliki kemampuan teknis untuk melakukan pendalaman informasi terkait aktivitas usaha. Tidak selalu harus bertanya langsung kepada pemilik usaha, tetapi juga bisa menggali informasi dari orang di sekitar lokasi usaha untuk mengetahui jenis usaha hingga perkiraan omzet," ujar Endang, Senin, 16 Maret 2026.

Untuk mendukung pelaksanaan sensus ini, BPS DIY merekrut sekitar 3.000 petugas sensus yang berasal dari berbagai kalangan mitra, mulai dari masyarakat umum, mahasiswa hingga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Petugas sensus dapat berasal dari masyarakat berusia minimal 17 tahun ke atas dan akan mendapatkan pelatihan khusus sebelum diterjunkan ke lapangan.

Endang menambahkan, proses pendataan akan memanfaatkan teknologi digital melalui metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI), yang digunakan untuk mendata rumah tangga maupun unit usaha secara lebih efektif dan akurat.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Sensus ini akan memetakan kondisi perekonomian secara lebih baik. Kami berharap pelaksanaannya pada Mei hingga Agustus mendatang dapat berjalan lancar di Provinsi DIY demi perekonomian daerah yang lebih baik," ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD DIY, Nuryadi, menilai keberhasilan pelaksanaan sensus ekonomi sangat bergantung pada dukungan para pelaku usaha.

Menurutnya, data sensus yang lengkap dan akurat akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi di daerah.

"Sukseskan Sensus Ekonomi 2026," tuturnya.

Pendataan lapangan dalam Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung intensif selama sekitar tiga bulan, yakni mulai Mei hingga Juli 2026, dan mencakup seluruh skala usaha mulai dari perusahaan besar, UMKM hingga usaha rumah tangga.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemkab Sidoarjo Bersama Baznas Sidoarjo dan Jatim Santuni Seribu Anak Yatim
• 11 jam laludetik.com
thumb
Kondisi Terbaru Aktivis KontraS Andie Yunus usai Disiram Air Keras, Ini Luka yang Paling Serius
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Aprilia Wajib Waspada, Ducati Bisa Bangkit di MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Jadi Pahlawan Lagi?
• 43 menit lalutvonenews.com
thumb
Souza yakini Persija tetap kompetitif meski hasil kurang memuaskan
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Bos BGN Pastikan Anggaran MBG Tidak Dipangkas, Tetap Rp335 T
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.