Trafik Penerbangan Diproyeksi Naik 4,5% di Lebaran 2026, AirNav Waspadai Balon Udara Liar

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – AirNav Indonesia memproyeksi trafik penerbangan di mudik Lebaran 2026 bakal meningkat sekitar 4,5 persen, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Peningkatan pergerakan penerbangan selama musim mudik telah diantisipasi pihak AirNav, melalui berbagai langkah kesiapan operasional di seluruh unit layanan navigasi penerbangan.

Baca Juga :
Resep Kue Semprit Ala Chef Devina Hermawan, Paling Sat-set dan Anti Gagal!
Mudik Jadi Cara Ibadah dan Ladang Pahala, Lakukan 5 Hal Penting Ini

Terkait hal tersebut, Direktur Operasi AirNav Indonesia, Setio Anggoro menegaskan, pihaknya terus mewaspadai keberadaan balon udara liar, yang berpotensi mengganggu lalu lintas penerbangan, selama periode Lebaran 2026.

Festival balon udara digelar di Pekalongan dan Wonosobo Jawa Tengah
Photo :
  • tvOne/Teguh Joko Sutrisno

Dia menjelaskan, fokus utamanya yakni diarahkan ke beberapa kota di Jawa Tengah, dengan banyaknya potensi balon udara liar di angkasa. Setio menekankan, pihaknya menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keselamatan penerbangan, khususnya terkait potensi balon udara liar yang kerap muncul pada periode Lebaran. 

Menurutnya, dua wilayah yang kerap mendapatkan sorotan akibat aktivitas balon udara liar misalnya seperti Kabupaten Wonosobo dan Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Namun, belakangan sejumlah wilayah lain juga terindikasi adanya aktivitas tersebut.

"AirNav Indonesia terus melakukan kampanye keselamatan kepada masyarakat mengenai bahaya balon udara liar bagi penerbangan, melalui berbagai media. Namun, masalah ini tidak akan serta merta bisa diselesaikan oleh AirNav sendirian," kata Setio dalam keterangannya, Senin, 16 Maret 2026.

Dia berharap, kesadaran bersama seluruh elemen masyarakat dapat terus meningkat, sehingga ruang udara Indonesia tetap aman bagi seluruh penerbangan.

Setio menambahkan, selain balon udara, peningkatan trafik penerbangan selama periode Lebaran juga diiringi dengan peningkatan kewaspadaan, terhadap berbagai potensi risiko keselamatan penerbangan lainnya. 

"Kami terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi hazard selama periode Lebaran, seperti cuaca ekstrem, abu vulkanik, balon udara liar, potensi bird strike, serta gangguan operasional bandara maupun maskapai," ujar Setio.

"Seluruh personel operasional juga diingatkan untuk meningkatkan disiplin terhadap prosedur serta koordinasi antar unit untuk menjaga keselamatan penerbangan," ujarnya.

Baca Juga :
Hukum Memberi Hampers dan THR Saat Lebaran dalam Islam, Begini Kata Ustaz Khalid Basalamah
Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Tembus 143 Juta Orang, Ini Hal yang Perlu Disiapkan Keluarga
10 Game Offline Seru yang Bisa Temani Perjalanan Mudik 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Feyenoord menang tipis atas Excelsior, Go Ahead Eagles pesta gol
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Profil Simon Grayson, Asisten Pelatih Timnas Indonesia yang Baru
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Feyenoord Bangkit Kalahkan Excelsior, Go Ahead Eagles Pesta Gol ke Gawang NAC
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Diduga Dosen di Tangsel Lecehkan Penumpang KRL, Kini Di-blacklist Naik Kereta
• 15 jam lalukompas.com
thumb
ASN Kemenag Diingatkan Tolak Gratifikasi dan Dilarang Meminta THR
• 8 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.