Jakarta (ANTARA) - PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) memberikan fasilitas pembiayaan sebesar Rp500 miliar kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) guna memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro di Indonesia.
Menurut KB Bank, langkah ini juga sekaligus memperkuat komitmen terhadap penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG), khususnya dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan masyarakat.
"Pelaku usaha mikro dan ultra mikro merupakan fondasi penting bagi perekonomian Indonesia. Melalui kerja sama dengan PNM, KB Bank tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga menjalankan komitmen ESG kami dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput,” kata Direktur KB Bank Widodo Suryadi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
Widodo memandang, PNM memiliki peran penting dalam menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini masih terbatas aksesnya terhadap layanan keuangan formal.
Baca juga: RUPSLB KB Bank setujui pengangkatan komisaris dan direktur baru
Dengan mendukung program-program tersebut, ia memastikan bahwa pembiayaan KB Bank disalurkan kepada kegiatan ekonomi produktif yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi perempuan pengusaha yang berperan besar dalam menopang ekonomi keluarga dan komunitas.
Lebih lanjut, pembiayaan ini akan mendukung program pemberdayaan ekonomi PNM, termasuk program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang telah menjangkau jutaan perempuan prasejahtera di berbagai wilayah Indonesia.
Hingga saat ini, program Mekaar tercatat telah menjangkau lebih dari 22,9 juta perempuan prasejahtera di 60.250 desa di seluruh Indonesia.
Untuk diketahui, PNM juga tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga memberikan pendampingan usaha kepada para nasabah guna meningkatkan kapasitas bisnis serta keberlanjutan usaha mereka.
Baca juga: Bali United jalin kerja sama strategis dengan KB Bank
Pendekatan ini dipandang menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaku usaha mikro dalam mengembangkan usahanya.
KB Bank menyampaikan, kolaborasi ini mencerminkan strategi perseroan dalam menyalurkan pembiayaan kepada sektor-sektor yang memberikan dampak sosial berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekosistem pembiayaan yang mendukung pertumbuhan pelaku usaha mikro di berbagai daerah.
Perseroan menyatakan bahwa kerja sama ini juga memperkuat peran KB Bank sebagai lembaga keuangan yang menjalankan praktik perbankan yang bertanggung jawab serta mendukung agenda nasional dalam meningkatkan inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ke depan, KB Bank dan PNM akan terus mengeksplorasi peluang kolaborasi untuk memperluas akses pembiayaan, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara lebih luas.
Baca juga: Wamenkeu ajak Pemkot Solo perluas kredit UMi lampaui 25 ribu debitur
Menurut KB Bank, langkah ini juga sekaligus memperkuat komitmen terhadap penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG), khususnya dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan masyarakat.
"Pelaku usaha mikro dan ultra mikro merupakan fondasi penting bagi perekonomian Indonesia. Melalui kerja sama dengan PNM, KB Bank tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga menjalankan komitmen ESG kami dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput,” kata Direktur KB Bank Widodo Suryadi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
Widodo memandang, PNM memiliki peran penting dalam menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini masih terbatas aksesnya terhadap layanan keuangan formal.
Baca juga: RUPSLB KB Bank setujui pengangkatan komisaris dan direktur baru
Dengan mendukung program-program tersebut, ia memastikan bahwa pembiayaan KB Bank disalurkan kepada kegiatan ekonomi produktif yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi perempuan pengusaha yang berperan besar dalam menopang ekonomi keluarga dan komunitas.
Lebih lanjut, pembiayaan ini akan mendukung program pemberdayaan ekonomi PNM, termasuk program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang telah menjangkau jutaan perempuan prasejahtera di berbagai wilayah Indonesia.
Hingga saat ini, program Mekaar tercatat telah menjangkau lebih dari 22,9 juta perempuan prasejahtera di 60.250 desa di seluruh Indonesia.
Untuk diketahui, PNM juga tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga memberikan pendampingan usaha kepada para nasabah guna meningkatkan kapasitas bisnis serta keberlanjutan usaha mereka.
Baca juga: Bali United jalin kerja sama strategis dengan KB Bank
Pendekatan ini dipandang menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaku usaha mikro dalam mengembangkan usahanya.
KB Bank menyampaikan, kolaborasi ini mencerminkan strategi perseroan dalam menyalurkan pembiayaan kepada sektor-sektor yang memberikan dampak sosial berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekosistem pembiayaan yang mendukung pertumbuhan pelaku usaha mikro di berbagai daerah.
Perseroan menyatakan bahwa kerja sama ini juga memperkuat peran KB Bank sebagai lembaga keuangan yang menjalankan praktik perbankan yang bertanggung jawab serta mendukung agenda nasional dalam meningkatkan inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ke depan, KB Bank dan PNM akan terus mengeksplorasi peluang kolaborasi untuk memperluas akses pembiayaan, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara lebih luas.
Baca juga: Wamenkeu ajak Pemkot Solo perluas kredit UMi lampaui 25 ribu debitur





