tvOnenews.com - Kisah haru seorang buruh tani yang tetap bekerja keras demi menghidupi ibunya membuat hati Dedi Mulyadi tersentuh. Gubernur Jawa Barat itu bahkan memberikan bantuan Rp61 juta setelah mendengar langsung perjuangan hidup perempuan tersebut.
Perempuan yang dimaksud adalah Mak Casti (60), seorang buruh tani asal RT 04 RW 02 Kampung Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan.
Kisahnya mencuri perhatian saat Dedi Mulyadi menghadiri kegiatan safari Ramadan bertajuk Canda dan Dakwah di lapangan sepak bola Cibingbin, Kamis (13/3) malam.
Kisah ini kemudian dibagikan melalui unggahan Instagram pribadi Dedi Mulyadi. Video tersebut langsung menarik perhatian publik dan menuai banyak komentar dari warganet.Dalam acara tersebut, Mak Casti dipanggil naik ke panggung oleh gubernur yang akrab disapa KDM.
Di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi acara, ia menceritakan kesehariannya bekerja di sawah milik orang lain demi menghidupi ibunya yang sudah lanjut usia.
Cerita sederhana itu membuat Dedi Mulyadi tergerak. Ia kemudian berbincang langsung dengan Mak Casti mengenai kehidupan sehari-harinya sebagai buruh tani.
“Mak, kalau itu hasil emak kalau berkebun uangnya ke mana?” tanya Dedi Mulyadi.
Mak Casti pun menjawab singkat, “Buat makan.”
Mendengar jawaban tersebut, Dedi Mulyadi kembali bertanya mengenai kebutuhan makan Mak Casti dan ibunya di rumah.
“Buat makan. Si emak di rumah dikasih makan sama siapa? Jadi usaha emak, ke sawah ke kebun itu digunakan makan buat emak?” ujar Dedi Mulyadi.
Mak Casti mengangguk dan menjawab iya. Melihat kondisi tersebut, Dedi Mulyadi kemudian menanyakan hal lain yang membuat suasana menjadi haru sekaligus hangat.
“Tiba-tiba Dedi Mulyadi merogoh kantung celananya dan bertanya, ‘Sudah punya baju Lebaran belum?’”
Mak Casti pun menjawab belum sambil tersenyum malu karena mendapat perhatian langsung dari orang nomor satu di Jawa Barat itu.
Menurut Dedi Mulyadi, Mak Casti adalah sosok yang luar biasa karena tetap berbakti kepada orang tua meskipun hidup dalam keterbatasan.
“Mak Casti dalam sudut pandang kita boleh jadi orang bodoh, tapi karena ikhlas, jadi cerdas. Tanda cerdasnya apa? Bisa memberi makan ibunya,” ujar Dedi Mulyadi.




