JAKARTA, KOMPAS.TV - Kabareskrim Polri periode 2008-2009, Komjen (Purn) Susno Duadji mengatakan, penyiraman air keras yang dialami aktivis Andrie Yunus sebagai kejahatan terorganisir atau berencana.
Hal tersebut disampaikan Susno Duadji dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Senin (16/3/2026).
“Karena ada tujuan tertentu, saya yakin bahwa bukanlah masalah dendam pribadi antara pelaku dengan si korban,” ucap Susno.
“Jadi ada otaknya. Karena ada otaknya, ada pelakunya, ada pengamat tentunya ada rencana, berarti kejahatan ini terorganisir. Jelas terorganisir. Kejahatan berencana,” ungkapnya.
Baca Juga: Komisi III DPR: Andrie Yunus Wajib Dapat Perlindungan
Di samping itu, Susno juga menyoroti penggunaan air keras oleh dua orang tidak dikenal terhadap aktivis Andrie Yunus.
Menurut Susno, ada tujuan pembunuhan terhadap Andrie Yunus dengan digunakannya air keras sebagai alat serang.
“Karena alat yang digunakan itu air keras, sangat-sangat berbahaya, itu bisa saja merenggut jiwa, jadi kita patut menduga tujuannya untuk membunuh,” kata Susno.
Sebelumnya, Wakil Koordinator Bidang Eksternal di Kontras sekaligus aktivis hak asasi manusia (HAM), Andrie Yunus mengalami serangan air keras oleh orang tidak dikenal pada Kamis malam, 12 Maret 2026.
Baca Juga: Susno Duadji Tanggapi Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus: Kalau Serius, Bisa Diungkap
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- susno duadji
- andrie yunus
- aktivis disiram air keras
- kejahatan terorganisir
- pembunuhan andrie yunus





