Joan Laporta Kembali Terpilih Sebagai Presiden Barcelona Hingga 2031

mediaindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita

JOAN Laporta resmi kembali dipercaya untuk memimpin FC Barcelona setelah memenangkan pemilihan presiden klub pada Minggu (15/3). 

Berdasarkan hasil akhir, Laporta mendominasi perolehan suara dengan total 32.934 suara atau sekitar 68,18%, jauh mengungguli rival terdekatnya, Victor Font, yang hanya mengantongi 29,78% suara.

Kemenangan ini menandai dimulainya era baru kepemimpinan Laporta yang akan efektif berjalan mulai 1 Juli 2026. 

Baca juga : Barcelona akan Bangun Patung Lionel Messi di Camp Nou

Merujuk pada regulasi terbaru klub yang menetapkan masa jabatan lima tahun per periode, ia dijadwalkan akan memimpin Blaugrana hingga pemilihan berikutnya pada tahun 2031.

Dalam pidato kemenangannya, Laporta menekankan keunikan struktur kepemilikan Barcelona yang tetap terjaga di tengah komersialisasi sepak bola modern.

"Tahun-tahun berikutnya menanti kita. Perjalanan ini akan menyenangkan. Barcelona adalah klub yang luar biasa, terunik di dunia karena para anggota klub memilih presiden dan dewan direksi mereka," tutur Laporta.

Baca juga : Joan Laporta Sebut Kembalinya Lionel Messi ke Barcelona tidak Realistis

Rekam Jejak Empat Periode

Hasil pemilihan ini memperpanjang portofolio kepemimpinan Laporta di Camp Nou. Pengusaha sekaligus pengacara ternama asal Spanyol ini tercatat telah memimpin Barcelona selama empat periode, yakni 2003–2006, 2006–2010, 2021–2026, dan kini periode 2026–2031.

Nama Laporta mulai dikenal luas di kancah sepak bola dunia saat ia membawa Barcelona mencetak sejarah sebagai tim pertama yang meraih sextuple atau menjuarai enam kompetisi sekaligus dalam satu musim (2008-2009). Prestasi fenomenal tersebut diraih di bawah tangan dingin Pep Guardiola.

Keputusan Laporta menunjuk Guardiola saat itu sempat menuai kritik tajam karena sang pelatih dianggap minim pengalaman dan hanya melatih Barcelona B. 

Namun, insting Laporta terbukti jitu dengan menjadikan Barcelona sebagai penguasa sepak bola dunia pada musim tersebut.

Dinamika Kepemimpinan Klub

Perjalanan Laporta menuju kursi kepresidenan bukannya tanpa jeda. Sesuai aturan sebelumnya, ia harus meletakkan jabatan pada 2010 setelah menjabat selama dua periode berturut-turut. 

Selama masa vakumnya, kursi kepemimpinan Barcelona sempat beralih ke tangan Sandro Rosell (2010-2014), Josep Maria Bartomeu (2014-2020), hingga Carles Tusquets yang menjabat sebagai presiden interim pada 2020-2021.

Laporta baru kembali ke panggung pemilihan pada 2021 dan berhasil mengalahkan Victor Font serta Toni Freixa. Pada periode itulah, durasi masa jabatan presiden Barcelona resmi diubah menjadi lima tahun untuk satu periode kepemimpinan. (Ant/Z-1)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Nyepi, Umat Hindu di Merauke Gelar Upacara Melasti | JURNAL NUSANTARA
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Gelombang Bom Bunuh Diri Guncang Nigeria, 23 Tewas dan 100 Lebih Luka
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Menteri Sosial Salurkan Bantuan Rp100,9 Miliar untuk Pemulihan Warga Penyintas Bencana di Aceh Timur
• 23 jam lalupantau.com
thumb
IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.074, Pelaku Pasar Masih Wait and See Kebijakan Suku Bunga Global
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Baznas Bazis DKI Jakarta Gelar Dapur Rakyat Ramadan
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.