Bansos Tahap II Diserahkan, Safrizal ZA: Aceh Timur Dapat Rp 100 M

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, ACEH TIMUR - Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh Safrizal ZA menyampaikan pemerintah mempercepat penyaluran bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi di Sumatra melalui skema bantuan yang dilakukan secara bertahap dan berbasis data yang akurat.

Hal tersebut disampaikan Safrizal saat mendampingi Mendagri Tito Karnavian yang hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan gelombang kedua bagi korban bencana hidrologi Sumatra oleh Kementerian Sosial di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Senin (16/3/2026).

BACA JUGA: Kasatgaswil Aceh Safrizal ZA Sebut 4.401 Huntara Rampung

Menurut Safrizal, hingga saat ini pemerintah telah menyalurkan bantuan dalam dua gelombang.

Gelombang pertama difokuskan pada bantuan yang berkaitan dengan klasifikasi kerusakan hunian, sementara gelombang kedua menyasar bantuan perorangan seperti jatah hidup (jadup), bantuan stimulan sosial ekonomi, serta bantuan isi hunian bagi korban terdampak.

BACA JUGA: Safrizal Dampingi Kepala BNPB Turun ke Aceh Utara dan Timur

“Penanganan pascabencana ini dilakukan secara bertahap. Gelombang pertama fokus pada kerusakan hunian, sedangkan gelombang kedua menyasar bantuan perorangan, seperti jadup, stimulan ekonomi, dan bantuan perabotan rumah tangga,” ujar Safrizal.

Safrizal menegaskan proses pendataan di wilayah bencana bukan hal yang mudah, sehingga dilakukan secara bertahap atau bergelombang untuk memastikan akurasi data.

BACA JUGA: Baznas Distribusikan Hidangan Ramadan untuk Penyintas Bencana di Aceh dan Sumut

“Pendataan harus benar dan akurat, karena dari data itulah seluruh dukungan pemerintah dapat disalurkan secara tepat kepada masyarakat yang berhak,” kata Safrizal mengutip arahan Kasatgas PRR.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan secara simbolis bantuan stimulan ekonomi kepada masyarakat terdampak di Aceh Timur. Untuk gelombang kedua ini, Aceh Timur menerima lebih dari Rp100 miliar.

Safrizal menilai bantuan tersebut tidak hanya membantu pemulihan korban bencana, tetapi juga berpotensi menggerakkan kembali perekonomian daerah.

“Dana stimulan ekonomi, jadup, dan bantuan lainnya akan meningkatkan daya beli masyarakat. Ketika dana itu dibelanjakan, perputaran ekonomi di daerah juga akan ikut bergerak,” ujarnya.

Safrizal juga menyampaikan pesan agar pemerintah daerah segera menuntaskan pendataan rumah terdampak yang masih belum lengkap.

"Pembangunan hunian bagi korban bencana tidak dapat dilaksanakan apabila data belum tersedia secara valid," katanya.

Karena itu, dia mendorong pemerintah daerah untuk segera membentuk tim khusus, memberikan dukungan pendanaan, serta menurunkan tim ke lapangan agar proses pendataan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat. (rhs/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pria Mengaku Jenderal Mengamuk di SPBU, Brutal, Tiga Orang Dipukuli


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemudik di Ciwandan Beli Tiket dari Calo, Harga Lebih Mahal 2 Kali Lipat
• 14 jam laludetik.com
thumb
IHSG Hari Ini 17 Maret 2026: Melesat di Awal Perdagangan
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Mau Hancurkan Lebanon, Sekutu Amerika Serikat Peringatkan Israel
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prabowo Tegaskan Batas Defisit APBN 3 Persen Tak Diubah: Kecuali Darurat Seperti Covid-19
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Harga Komoditas: Minyak Mentah Anjlok 3 Persen, Timah Melesat 2,5 Persen
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.