ARUS mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H mulai menunjukkan peningkatan signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 812.342 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H-6 Lebaran atau tepatnya pada Rabu sampai Minggu, 11-15 Maret 2026.
Angka tersebut merupakan data kumulatif arus lalu lintas yang dipantau dari empat Gerbang Tol (GT) Utama. Keempat titik tersebut adalah GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa total volume lalu lintas ini mengalami kenaikan sebesar 9,6 persen jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal yang biasanya berada di angka 740.988 kendaraan.
Baca juga : Tips Mudik Aman dan Nyaman bagi Penderita GERD di Masa Puasa
Distribusi Lalu Lintas Mudik 2026Mayoritas pemudik masih memilih arah timur sebagai tujuan utama. Berdasarkan data yang dirilis, distribusi kendaraan terbagi ke dalam tiga arah utama dengan rincian sebagai berikut:
Arah Perjalanan Gerbang Tol Utama Jumlah Kendaraan Persentase Perbandingan Lalin Normal Timur (Trans Jawa & Bandung) GT Cikampek Utama & GT Kalihurip Utama 385.245 47,4% Naik 23,5% Barat (Merak) GT Cikupa 254.896 31,4% Naik 4,8% Selatan (Puncak) GT Ciawi 172.201 21,2% Turun 7,3%Secara lebih mendalam, lonjakan paling tajam terjadi di GT Cikampek Utama yang mengarah ke Trans Jawa dengan kenaikan mencapai 56,4 persen dari kondisi normal. Sebaliknya, arus menuju Bandung via GT Kalihurip Utama dan arah Puncak via GT Ciawi justru terpantau sedikit lebih rendah dari angka normal harian.
Pengaruh Diskon Tarif Tol dan Kebijakan WFAPuncak arus lalu lintas pada periode awal ini terjadi pada Minggu, 15 Maret 2026 (H-6). Pada hari tersebut, tercatat 162.129 kendaraan melintas, meningkat 21,3 persen dari lalin normal yang sebanyak 133.637 kendaraan. Rivan menjelaskan bahwa tren positif ini didorong oleh dua faktor utama.
Baca juga : Menhub Pastikan Diskon Tiket Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Berjalan Lancar
Pertama adalah pemberlakuan diskon tarif tol sebesar 30% yang berlaku pada Minggu, 15 Maret 2026 hingga Senin, 16 Maret 2026. Kebijakan ini sengaja diberikan untuk memecah penumpukan kendaraan pada hari-hari mendekati Lebaran agar masyarakat memulai perjalanan lebih awal.
Kedua adalah kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang mulai berlaku pada Senin, 16 Maret 2026. Adanya fleksibilitas bekerja dari mana saja selama lima hari (16, 17, 25, 26, dan 27 Maret) memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal tanpa harus menunggu masa libur resmi dimulai.
Daftar Ruas Tol dengan Diskon Tarif 30 PersenProgram diskon tarif tol ini berlaku bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus menggunakan kartu uang elektronik di 9 ruas jalan tol Jasa Marga Group, meliputi:
- Jaringan Trans Jawa: Jalan Tol Jakarta–Cikampek, Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ), Jalan Tol Palimanan–Kanci, Jalan Tol Batang–Semarang, serta Jalan Tol Semarang Seksi ABC.
- Jaringan Trans Sumatra: Jalan Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera) dan Jalan Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT).
- Wilayah Bandung–Cisumdawu: Jalan Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang (Cipularang) dan Jalan Tol Padalarang–Cileunyi (Padaleunyi).
Jasa Marga mengimbau para pemudik untuk selalu memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol. Selain itu, pemudik disarankan memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui aplikasi Travoy demi perencanaan perjalanan yang lebih baik dan nyaman. (Z-1)




