Berdasarkan data RTI, IHSG dibuka di level 7.074,611. Dalam 30 menit pertama perdagangan, tepatnya pukul 09.32 WIB, indeks menguat 1,04 persen ke posisi 7.095,62. Aktivitas perdagangan pagi ini Sejak pembukaan, aktivitas pasar terpantau cukup ramai. Volume saham yang diperdagangkan telah mencapai 5,17 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,6 triliun.
Dari sisi pergerakan saham tercatat sebanyak 444 saham menguat, 144 saham melemah, dan 131 saham stagnan.
Baca juga: Tekanan Jual Warnai Pembukaan Pasar, IHSG Merosot 1,78% Sentimen global dorong penguatan Penguatan IHSG juga tidak lepas dari sentimen global yang cenderung positif. Dalam riset BNI Sekuritas dijelaskan, bursa saham Amerika Serikat di Wall Street ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya.
Kenaikan dipimpin oleh saham teknologi, khususnya yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI). Indeks utama seperti S&P 500 naik 1,01 persen, Nasdaq Composite menguat 1,22 persen, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,83 persen. Bursa Asia masih beragam Sementara itu, pergerakan bursa saham di kawasan Asia cenderung bervariasi. Ketegangan di kawasan Teluk Persia, khususnya di sekitar Selat Hormuz, membuat harga minyak tetap tinggi.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan tekanan inflasi global dan menjadi pertimbangan bagi bank sentral dalam menentukan kebijakan suku bunga.
Indeks Nikkei Jepang turun 0,13 persen, dan Topix melemah 0,50 persen. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan meningkat 1,14 persen, sedangkan Kosdaq menurun 1,27 persen. Selain itu, Hang Seng Hong Kong naik 1,45 persen, Taiex Taiwan turun 0,17 persen dan ASX 200 Australia melemah 0,39 persen. IHSG berpotensi rebound Secara teknikal, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman menjelaskan, IHSG sebelumnya ditutup melemah 1,61 persen. Namun, menariknya, investor asing masih mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sekitar Rp178 miliar.
Beberapa saham yang paling banyak diborong asing antara lain EMAS, AADI, ARCI, BUMI, dan PTBA.
Melihat kondisi tersebut, IHSG diperkirakan memiliki peluang untuk rebound dalam jangka pendek. Untuk perdagangan hari ini, pelaku pasar dapat mencermati level teknikal Support 6.950-7.000 dan resist 7.080-7.130
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)





