Heboh Pria COD Tramadol di Depan Markas TNI AU, Ini Faktanya

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - TNI AU mengklarifikasi video pria COD obat keras Tramadol di depan Satrekon Mabes TNI AU, Pondok Gede, Jakarta Timur, yang bernarasi melindungi penjual obat keras. 

Video ini diviralkan Badan Perwakilan Netizen saat memergoki penjualan Tramadol di depan kantor satuan TNI AU.

BACA JUGA: Luis Enrique Ingatkan PSG Tak Boleh Bermain Api di Stamford Bridge Lawan Chelsea

BACA JUGA:Satpol PP Jakpus Razia Tramadol di Tanah Abang, 900 Butir Obat Keras Disita!

Dalam video yang beredar, disebutkan penjualan Tramadol dilakukan dengan transaksi langsung atau cash on delivery (COD), tapi secara sembunyi-sembunyi. Tampak dalam video, si perekam memperingatkan orang yang ada di lokasi untuk tak lagi menjual Tramadol dan mengancam akan dilempar petasan. 

Kemudian perekam meninggalkan lokasi transaksi Tramadol. Dalam perjalanan, dia mempertanyakan soal satuan TNI AU yang tidak menindak praktik jual beli obat keras ilegal.

TNI AU menanggapi video viral tersebut. TNI AU menegaskan tak ada kaitan dengan aktivitas jual beli obat keras jenis Tramadol yang terjadi di seberang Markas Satuan Rekonstruksi (Satrekon) yang berlokasi di Jalan Raya Pondok Gede, Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur (Jaktim).

BACA JUGA:Lebaran Dipenjara! Dua Pemuda Tangerang Diamankan Polisi Gegara Jual Tramadol dan Exymer

BACA JUGA:Jadwal Tutup Pasar Tanah Abang saat Libur Lebaran 2026, Mulai 20 Maret

"TNI Angkatan Udara menegaskan bahwa institusi maupun personel TNI AU tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan dugaan aktivitas transaksi obat keras tanpa izin di lokasi yang disebutkan dalam video tersebut," kata TNI AU di akun Instagram @militer.udara, Selasa, 17 Maret 2026. 

TNI AU juga meluruskan soal kehadiran pengendara sepeda motor dinas TNI AU yang berbelok ke arah lokasi di sekitar tempat kejadian.

Pihak TNI AU menegaskan bahwa pengendara itu juga tidak bertransaksi atau menjadi beking mafia Tramadol.

"Kehadiran kendaraan dinas tersebut tidak berkaitan dengan dugaan aktivitas transaksi yang terjadi, melainkan anggota yang bersangkutan sedang menuju penjual minuman di sekitar lokasi untuk membeli minuman," katanya.

TNI AU menegaskan dugaan transaksi obat keras Tramadol itu berada di luar wilayah Satrekon. Mereka juga menyatakan penjualan obat keras ilegal merupakan pelanggaran hukum.

BACA JUGA:MK Putuskan Hak Pensiun Anggota DPR dan Pejabat Tinggi Negara Inkonstitusional, Ini Pertimbangannya

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Update Daftar Harga BBM Terbaru 17 Maret 2026, Mana Paling Murah?
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Serangan Rudal Iran Tinggalkan Kawah di Jalanan Israel Tengah
• 20 jam lalurealita.co
thumb
Secepat Ini Aksi Pria Curi HP Jamaah Iktikaf di Istiqlal
• 2 jam laludetik.com
thumb
Wamendag Pastikan Harga Pangan Tetap Stabil Usai Lebaran
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Serangan Israel di Teheran Menargetkan Pejabat Tinggi Iran Ali Larijani, Komandan Basij Iran Soleimani Tewas
• 2 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.