Perantau Asal Bengkulu Langsung Nabung Usai Lebaran Agar Bisa Mudik Tiap Tahun

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Tantangan terbesar bagi para perantau untuk bisa mudik ke luar pulau adalah mahalnya harga tiket di masa Lebaran.

Salah satunya dirasakan oleh Oji (45), warga asal Bengkulu yang telah lama bekerja di Jakarta sebagai karyawan swasta.

Oji memiliki strategi tersendiri, yaitu menabung selama setahun sejak setelah Lebaran tahun sebelumnya, agar bisa memiliki modal membeli tiket mudik.

 Baca juga: Makna Lagu “Taragak Pulang”, Soundtrack Rindu yang Selalu Diputar Saat Mudik

"Saya biasanya habis Lebaran langsung nabung lagi buat mudik tahun depan, memang selalu begini sudah lama, biar enggak beban,” ujar Oji saat ditemui Kompas.com di Terminal Kalideres, Selasa (17/3/2026).

Menurut Oji, kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil membuatnya harus pintar mengatur keuangan selama merantau di Jakarta.

Oleh karena itu, ia memutuskan menyisihkan uang sedikit demi sedikit, segera setelah kembali ke tanah rantau usai lebaran.

Pasalnya, harga tiket bus yang ditumpangi Oji cukup mahal sekitar Rp 650.000 hingga Rp 700.000 pada musim Lebaran.

"Memang naik, mahal, tapi ya namanya juga Lebaran. Aman sih, sudah paham harganya," kata Oji.

Meski mengalami kenaikan, moda transportasi bus tetap menjadi pilihan yang paling terjangkau bagi dirinya, dibanding harga tiket pesawat.

Untuk perjalanan tahun ini, Oji bersama istri dan anaknya memilih menggunakan bus Citra Sekar Harum (CSH).

 Baca juga: Harga Tiket 2 Kali Lipat, Revita Tetap Mudik demi Kenalkan Bayi ke Keluarga

Ia akan menempuh perjalanan selama kurang lebih 18 jam melalui jalur darat.

"Semahal-mahalnya bus, tapi kan tiket lain juga. Pesawat apa lagi, Rp 1 juta atau lebih kadang, jadi mending naik bus, lebih dekat juga dari rumah terminalnya," ucapnya.

Oji bersyukur bisa konsisten menabung selama bertahun-tahun untuk memboyong anak dan istrinya mudik setiap tahunnya.

Ia berharap bisa terus konsisten pulang ke kampung halamannya dan bertemu orangtuanya setiap tahun.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Semoga bisa mudik setiap tahun, diberikan rezeki terus, itu aja sih harapannya, doanya sama setiap tahun," kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Editorial MI: Korupsi tak Kunjung Henti
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Komnas HAM: LPSK Dukung Biaya Perawatan Aktivis KontraS Andrie Yunus
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Kualitas Udara Tangsel, Bandung, Surabaya Tak Sehat, Warga Diimbau Pakai Masker
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bukalapak Untung Rp 3,14 T Usai Tak Lagi Berfokus di E-Commerce, Apa Rahasianya?
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Daftar Lengkap Rest Area Jalur Mudik Tol Trans Jawa
• 13 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.