BI Waspadai Lonjakan Harga Komoditas & Perang Kerek Inflasi 2026 di Atas Target

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bank Indonesia (BI) mewaspadai perang AS-Israel dan Iran serta eskalasi konfliknya di Timur Tengah dan kenaikan harga komoditas dapat berdampak pada laju inflasi pada tahun 2026 melonjak di atas target.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan target inflasi BI pada tahun 2026 dan 2027 sebesar 2,5±1 persen atau dalam kisaran 1,5 persen sampai 3,5 persen, meskipun melihat ada potensi melebihi target.

"BI memandang inflasi IHK tahun 2026 dan 2027 tetap dalam kisaran 2,5±1 persen, meskipun lebih tinggi dari prakiraan sebelumnya dipengaruhi oleh prospek harga komoditas global yang meningkat. Inflasi inti diprakirakan tetap terkendali, sementara inflasi volatil food meningkat akibat kenaikan harga pangan dan pupuk global," katanya saat konferensi pers, Selasa (17/3).

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Februari 2026 mencapai 4,76 persen (yoy), terutama dipengaruhi oleh faktor temporer base effect dari kebijakan diskon tarif listrik rumah tangga sebesar 50 persen pada Januari dan Februari 2025.

Perry menyebutkan, inflasi inti tetap terjaga sebesar 2,63 persen (yoy) terutama didorong oleh kenaikan harga emas. Inflasi kelompok volatil food (VF) tercatat sebesar 4,64 persen (yoy) di tengah peningkatan permintaan pada periode perayaan HBKN Tahun Baru, Imlek, dan periode Ramadhan 1447 H dan penurunan pasokan akibat gangguan cuaca.

Prediksi PDB dan Inflasi

Deputi Gubernur BI, Aida Suwandi Budiman, mengungkapkan perkiraan Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun ini masih di kisaran 4,9 sampai 5,7 persen. Pertumbuhan ini, kata dia, sudah terlihat pada kuartal I 2026 ini didukung oleh permintaan domestik, baik itu konsumsi rumah tangga maupun investasi.

"Kalau dari rumah tangga tentunya karena ada hari besar keagamaan nasional, kemudian juga beberapa indikator penghasilan juga mengalami perbaikan, juga termasuk adanya THR, belanja sosial, dan juga insentif dari pemerintah," jelasnya.

Sementara untuk investasi, lanjut Aida, BI melihat pemerintah melakukan akselerasi program seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan beberapa proyek Danantara Indonesia sehingga BI melihat pertumbuhan PDB pada kuartal ini lebih baik dari kuartal IV 2025.

Kendati demikian, untuk inflasi, dia menyebutkan realisasi pada Februari 2026 memang di atas target yakni 4,76 persen, meskipun disebabkan low base effect dari kebijakan diskon tarif listrik pada 2 bulan pertama tahun 2025 lalu.

"Angkanya ini masih kita akan lihat, lebih kurang sampai dengan inflasi di bulan Maret. Tetapi secara keseluruhan, proyeksi dari inflasi kami ini masih berkisar dalam sasaran 2,5±1 persen meskipun beberapa perkembangan terkini harus mendapatkan perhatian," tegas Aida.

Dua hal yang perlu diperhatikan, kata Aida, yakni BI akan terus melakukan pengamatan terhadap perkembangan eskalasi konflik perang di Timur Tengah dan dampaknya pada berbagai indikator ekonomi.

"Eskalasinya seperti apa dan ini tentunya akan mempunyai dampak kepada inflasi terutama dari jalur lantai pasokan maupun dari kenaikan harga komoditas. Tapi sekarang ini semuanya masih well maintained," jelas Aida.

Kemudian terkait inflasi volatil food alias harga bergejolak yang disebabkan fluktuasi harga pangan. Hal ini seiring dengan prediksi BMKG bahwa musim kemarau yang lebih kering dan datang lebih cepat.

"Jadi ini perlu kita perhatikan khususnya nanti untuk komoditas hortikultura seperti cabai-cabaian kemudian jagung maupun beras," tandasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tenang, 1 Juta Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Masih Tersedia 
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Pasang Badan, Gus Alex Bantah Ada Perintah Yaqut Cholil di Skandal Kuota Haji
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Arus Mudik di Ajibarang Mulai Terlihat, Lalu Lintas Masih Lancar
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Kapolri Minta Pelayanan Maksimal di Gerbang Tol Kalikangkung Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Di Balik Arus Balik Lebaran, Ada Imbauan Tak Ajak Keluarga ke Jakarta Tanpa Kepastian Kerja
• 11 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.