Siswa SMAN 5 Bandung Tewas, Farhan Soroti Remaja Nakal: Nongkrong-Knalpot Bising

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Siswa SMAN 5 Bandung, Muhammad Fahdly Arjasubrata, tewas dalam bentrok antar-pelajar di Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Sabtu dini hari (14/3).

Terkait peristiwa itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti soal sekelompok remaja yang nongkrong di jalan-jalan di kotanya.

Farhan bahkan pernah menyaksikan langsung kelompok remaja nongkrong tersebut.

“Saya sempat melihat sekelompok remaja di kawasan Taman Musik menggunakan motor dengan knalpot bising, mengenakan pakaian serba hitam, dan membawa simbol-simbol tertentu. Hal-hal seperti ini tentu harus diantisipasi agar tidak berkembang menjadi tindakan yang membahayakan,” kata Farhan dalam siaran pers, Selasa (17/3).

Pemerintah Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H dengan menggelar Apel Gelar Pasukan Antisipasi Gangguan Ketertiban dan Keamanan Masyarakat. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Farhan.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas tingginya mobilitas masyarakat yang keluar masuk Kota Bandung, terutama menjelang dan setelah Lebaran. Aktivitas yang meningkat di berbagai titik seperti jalur mudik, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, hingga ruang publik dinilai berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban jika tidak diantisipasi sejak dini.

Pemkot Bandung pun menginstruksikan camat dan lurah untuk memperketat pemantauan wilayah serta meningkatkan koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan aparat keamanan. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai upaya menjaga kondusivitas wilayah.

“Bandung adalah kota terbuka dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Kondisi ini tentu membawa potensi risiko dari sisi keamanan apalagi menjelang dan setelah Idul Fitri ketika aktivitas masyarakat meningkat signifikan,” kata Farhan.

Ia menegaskan, keamanan kota tidak bisa hanya bergantung pada aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif warga, termasuk melalui siskamling, peran Linmas, serta dukungan tokoh masyarakat.

“Peran masyarakat sangat penting. Keamanan kota tidak bisa hanya mengandalkan aparat tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif warga melalui siskamling, penguatan peran Linmas serta koordinasi dengan tokoh masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot juga mewaspadai potensi gangguan dari aktivitas remaja seperti konvoi sepeda motor dan kerumunan di jalan. Penanganan akan dilakukan secara bertahap, mulai dari pendekatan persuasif hingga tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran.

Dalam kesempatan tersebut, Farhan mengungkapkan pengalamannya melihat langsung fenomena kelompok remaja yang dinilai perlu diantisipasi.

Menutup pernyataannya, Farhan berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan selama Ramadan hingga Idul Fitri agar tetap aman dan nyaman.

“Kami ingin masyarakat merasakan keamanan dan kenyamanan selama Ramadan hingga Idul Fitri. Mari jadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan menebarkan kebaikan. Pemkot Bandung bersama TNI dan Polri akan terus bersinergi menjaga keamanan kota,” tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Atasi Krisis Sampah Jakarta, Pramono Ajak Warga Pilah dari Rumah
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
SMA Unggul Garuda Belitung Timur Masih Lambat, Dimulai Juni 2026
• 11 menit lalutvrinews.com
thumb
H-4 Lebaran, Terminal Kampung Rambutan Prediksi Penumpang Tembus hingga 4000-an
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
BEI Kembali Tunda Transaksi Short Selling hingga September 2026
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi Besok
• 8 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.