JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan ruas jalan nasional di Provinsi Sumatera Barat untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Kementerian PU mengupayakan seluruh ruas jalan nasional dalam kondisi mantap dan bebas lubang (zero pothole).
Upaya pemeliharaan dilakukan melalui penambalan hingga peningkatan kualitas perkerasan jalan.
Baca Juga: BMKG: Hujan Berpotensi di Indonesia Tengah dan Timur selama Mudik Lebaran 2026
Khusus di ruas Padang–Bukittinggi, penanganan difokuskan pada kawasan terdampak bencana seperti Lembah Anai.
Selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran, jalur ini difungsikan 24 jam untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas.
“Jalur Padang–Bukittinggi merupakan jalur utama mobilitas masyarakat di Sumatera Barat. Penanganan di titik rawan seperti Lembah Anai dan Sitinjau Lauik terus dipercepat agar perjalanan mudik aman dan nyaman,” kata Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/3).
Baca Juga: Macet Horor Gilimanuk, Menhub Sebut Truk Logistik Bandel Salah Satu Pemicunya
Saat ini, progres penanganan di Lembah Anai mencapai sekitar 44 persen, dengan pekerjaan pondasi bore pile mencapai 78 persen.
Meski masih dalam proses, jalur tetap dioperasikan untuk mendukung mobilitas masyarakat.
Penulis : Dina Karina Editor : Deni-Muliya
Sumber :
- jalur mudik padang bukittinggi
- jalur mudik lembah anai
- jalur mudik sumatera barat
- jembatan kembar margayasa
- menteri pu dody hanggodo





