Stok Sembako Jelang Idul Fitri 1447 H Dipantau Ketat, Harga Cabai Turun!

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Demi memperkuat pengendalian harga pangan menjelang datangnya hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan harga bahan pokok secara intensif di berbagai daerah menjelang Lebaran.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan, langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa secara nasional, harga serta ketersediaan pangan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri.

"Stok pangan secara keseluruhan sangat aman. Beras, bawang merah, bawang putih, daging sapi, daging ayam, hingga telur ayam dalam kondisi sangat cukup," tutur Ketut kepada awak media secara daring, pada Selasa (17/03).

BACA JUGA:Ramadan Momentum Berbagi, 10.000 Paket Sembako Mengalir untuk Ribuan Warga

Lebih lanjut, Ketut menyebut, lewat program pengendalian pangan ini harga cabai mulai menunjukkan tren penurunan seiring membaiknya pasokan dari daerah sentra produksi.

Sebagai contoh, data Asosiasi Petani Cabai Indonesia mengungkap bahwa pasokan harian cabai di Pasar Induk Pare, Kediri, Jawa Timur, pada 15 Maret 2026 meningkat 66,7 persen untuk cabai besar, 85 persen untuk cabai merah keriting, dan 51,4 persen untuk cabai rawit merah.

"Pasokan cabai dari daerah seperti Kediri mulai meningkat, sehingga harga secara bertahap menurun. Fasilitasi distribusi yang dilakukan Bapanas juga semakin optimal dalam memperlancar pasokan ke wilayah konsumen seperti Jakarta," papar Ketut.

Sebelumnya, Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa stok pangan pada momentum HBKN Idul Fitri kali ini berada dalam kondisi yang cukup.

BACA JUGA:Berkah Ramadan, Tebar Ribuan Paket Sembako untuk Masyarakat Prasejahtera

Menurutnya, hal yang perlu mendapat pengawasan intensif sendiri hanyalah proses pendistribusian saja.

"Sejak awal Februari 2026, kami telah menurunkan Tim Satgas Saber Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan di seluruh daerah untuk memantau kondisi harga pangan baik di pasar tradisional maupun ritel modern," ucap Amran.

Kecukupan stok pangan tercermin dari proyeksi neraca pangan sampai dengan April 2026. Sejumlah komoditas pangan pokok strategis dalam kondisi yang surplus, di antaranya ketersediaan beras 27,5 juta ton dan kebutuhan 10,3 juta ton, sehingga surplus mencapai 17,2 juta ton.

BACA JUGA:DPRD Kota Bekasi Siapkan Sidak Harga Sembako Jelang Lebaran

Untuk cabai rawit, ketersediaannya mencapai 409 ribu ton, dan kebutuhan 304 ribu ton sehingga surplus 105 ribu ton. Sedangkan daging ayam ketersediaannya 2,07 juta ton dan kebutuhan 1,34 juta ton, sehingga surplus 727 ribu ton. Bawang merah ketersediaan 479 ribu ton dan kebutuhan 422 ribu ton dengan kondisi surplus sebesar 57 ribu ton. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rapor Pengguna Mobile Banking Sepanjang 2025: BRI (BBRI) Tempati Posisi Puncak
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Jelang Lebaran, Harga Sawit Riau Pekan Ini Mendekati Rp4.000 per Kg
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Pemerintah Prioritaskan Efisiensi, Defisit APBN Dijaga di Bawah 3 Persen terhadap PDB
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Iran Tangkap 10 Mata-mata Asing, Diduga Terkait Info Sensitif Perang
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Patra Niaga jamin ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat
• 9 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.