Volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H terus menunjukkan tren peningkatan signifikan.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 990.506 kendaraan telah keluar dari Jakarta dan sekitarnya pada periode H-10 hingga H-5 Lebaran, atau sejak Rabu (11/3) hingga Senin (16/3).
Angka tersebut merupakan akumulasi lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi. Dibandingkan kondisi normal yang sebanyak 871.629 kendaraan, volume lalin kali ini melonjak 13,6 persen.
Rincian Distribusi KendaraanMayoritas pemudik masih mengarah ke sisi Timur (Trans Jawa dan Bandung). Berikut data lengkap distribusinya:
Arah Timur (Trans Jawa & Bandung): 479.899 kendaraan (48,5%). Khusus arah Trans Jawa via GT Cikampek Utama, lonjakan mencapai 69% dari lalin normal.
Arah Barat (Merak): 303.113 kendaraan (30,6%) melalui GT Cikupa.
Arah Selatan (Puncak): 207.494 kendaraan (20,9%) melalui GT Ciawi.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa pada Senin (16/3) saja, tercatat 178.164 kendaraan meninggalkan Jabotabek, naik 36,4% dari normal. Ia memprediksi lonjakan akan mencapai puncaknya pada Rabu, 18 Maret 2026.
“Pergerakan masyarakat yang meninggalkan wilayah Jabotabek terus mengalami peningkatan menjelang libur Hari Raya Idulfitri. Jasa Marga memproyeksikan volume lalu lintas di empat gerbang tol (GT) utama saat puncak arus yang diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, mencapai sebanyak 259 ribu kendaraan atau meningkat 90,5% dibandingkan lalu lintas normal,” ujar Rivan dalam keterangannya, Selasa (17/3).
Peningkatan ini disebabkan oleh cuti bersaman dan libur hari suci Nyepi. “Peningkatan ini dipengaruhi oleh adanya cuti bersama dan libur Hari Suci Nyepi (18-19 Maret) dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447H/ 2026 (20 Maret),” ujarnya
Untuk mengurai kepadatan, Jasa Marga menyiapkan strategi tambahan di luar 64 rest area yang sudah beroperasi. Rivan menyebut pihaknya telah menyiapkan 10 SPBU dan rest area alternatif di luar jalan tol yang tetap mudah dijangkau.
“Jasa Marga juga mengingatkan pengguna jalan untuk memanfaatkan rest area di luar jalan tol yang tersebar di sepanjang ruas Trans Jawa. Terdapat 10 rest area fungsional yang tersedia mulai dari ruas Tol Jakarta–Cikampek KM 72 hingga ruas Tol Ungaran–Bawen KM 444. Rest area tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat, dan saat kembali masuk ke jalan tol tidak akan dikenakan biaya tambahan,” jelas Rivan.
Jasa Marga turut mengimbau pemudik untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima. Jangan lupa untuk mengecek kecukupan saldo e-toll dan BBM sebelum memulai perjalanan.
Bagi pengendara yang membutuhkan bantuan darurat atau informasi lalin terkini, dapat menghubungi Call Center Jasa Marga di 133, memantau akun X @PTJASAMARGA, atau mengakses aplikasi Travoy.





