BRUSSEL, KOMPAS.TV - Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri, Kaja Kallas menegaskan, pihaknya tidak mau terlibat dalam operasi Amerika Serikat (AS) untuk mengamankan Selat Hormuz.
Hal tersebut disampaikan Kallas menanggapi seruan Trump agar negara-negara Eropa dan sekutu AS menerjunkan pasukan untuk mengamankan selat tersebut.
Kaja Kallas menyatakan, Uni Eropa tidak berminat untuk memperluas Operasi ASPIDES hingga Selat Hormuz.
Operasi ASPIDES adalah operasi gabungan Angkatan Laut negara-negara Eropa untuk mengamankan Laut Merah dari serangan Houthi Yaman.
Mantan Perdana Menteri Estonia tersebut menambahkan, Uni Eropa tidak berkepentingan dalam perang AS-Israel di Iran.
Menurutnya, tujuan perang yang diluncurkan AS bersama Israel "tidak jelas."
"Untuk saat ini, kami tidak berminat untuk mengubah mandat Operasi ASPIDES," kata Kaja Kallas dalam konferensi pers usai pertemuan Dewan Luar Negeri Uni Eropa di Brussel, Belgia, dikutip Viory, Senin (16/3/2026) waktu setempat.
"Tujuan dari aksi militer ini seharusnya ditanyakan kepada mereka yang memulai perang. Eropa bukanlah bagian dari perang ini. Tujuan politis dari perang ini tidak jelas," tambahnya.
Baca Juga: Direktur Pusat Kontraterorisme AS Mundur karena Perang Iran: Trump Berperang karena Tekanan Israel
Meskipun demikian, Kaja Kallas menegaskan Uni Eropa tetap memprioritaskan untuk memulai kembali pengiriman pangan, energi, dan pupuk melaui Selat Hormuz.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- selat hormuz
- uni eropa
- pengamanan selat hormuz
- kaja kallas
- perang iran





