Fitur Baru WhatsApp, Pengguna Bisa Chat ke Orang Tak Punya WA

cnbcindonesia.com
2 bulan lalu
Cover Berita
Foto: Logo Whatsapp (REUTERS/Thomas White)

Jakarta, CNBC Indonesia - WhatsApp menyiapkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mengirim pesan ke orang tanpa akun WhatsApp. Fitur bernama guest chat ini mulai diuji coba ke sejumlah pengguna beta di Android dan iOS.

Lewat fitur ini, pengguna bisa membuat tautan undangan langsung dari aplikasi untuk memulai percakapan. Tautan tersebut dapat dibuka oleh siapa saja, bahkan yang tidak memiliki akun WhatsApp, melalui ponsel maupun browser desktop.


Pengguna yang bergabung akan ditandai sebagai "Guest" dalam percakapan. Meski begitu, WhatsApp memastikan sistem enkripsi end-to-end tetap berlaku, sehingga isi pesan tetap bersifat privat antar peserta.

Namun, ada risiko yang perlu diperhatikan. Karena tidak ada verifikasi akun, siapa pun yang memiliki tautan berpotensi masuk ke dalam chat.

Pilihan Redaksi
  • Fitur Baru WhatsApp Izinkan Akun Disadap Orang Tua, Begini Caranya
  • Perang Gaya Baru Pakai Kode QR, Begini Strategi Israel di Lebanon
  • Penipuan WhatsApp Ramai Jelang Lebaran, Ini 6 Cara Supaya Akun Aman

Untuk itu pengguna diminta berhati-hati dalam membagikan link dan menghindari percakapan yang mengandung informasi sensitif, demikian dikutip dari DigitalTrends, Rabu (18/3/2026).

Fitur ini juga hadir dengan sejumlah batasan. Pengguna tamu tidak bisa mengirim foto, video, dokumen, atau melakukan panggilan suara dan video. Selain itu, mereka juga tidak dapat bergabung dalam grup chat.

Selain itum, percakapan bersifat sementara. Chat akan otomatis terhapus jika tidak aktif selama 10 hari, dan pengguna harus membuat tautan baru untuk melanjutkan komunikasi.

Saat ini, fitur tersebut masih dalam tahap uji coba terbatas dan belum ada kepastian kapan akan dirilis secara global.

WhatsApp juga baru-baru ini meluncurkan pembaruan lain, termasuk akun yang dikelola orang tua untuk anak di bawah 13 tahun serta fitur yang membantu anggota baru dalam grup mengikuti percakapan dengan melihat riwayat chat terbaru.

Perusahaan juga sedang menguji kemungkinan paket langganan yang akan menempatkan beberapa fitur lanjutan di balik layanan berbayar.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Operasi Otonom Jadi Era Baru Industri Pulp & Paper

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Duduk 2,5 Jam Sampai Menguras Air Mata, Dedi Mulyadi Puji Drama Kolosal Sujiwo Tejo dan akan Kembali Hidupkan Teater di Sekolah Jabar
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Chelsea Sudahi Tren Negatif Setelah Kalahkan Tottenham 2-1
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Detik-detik Pembajakan Rombongan Kapal Kemanusiaan GSF oleh Israel
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Kemenkes Pastikan Belum Ada Kasus Ebola di Indonesia
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.