Jakarta: Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mengatakan arus kendaraan ke luar Jakarta mencapai 1,1 juta kendaraan. Data itu akumulasi pergerakan masyarakat hingga Selasa, 17 Maret 2026 pukul 22.00 WIB.
“Pada hari ini pukul 22.00 WIB, arus kendaraan ke luar dari Jakarta mencapai 1,1 juta atau 1.100.000, sehingga memasuki angka 32 persen dari proyeksi. Sudah mulai bertambah dari hari-hari sebelumnya,” kata Rivan di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat, dilansir Antara, Rabu, 18 Maret 2026.
Seiring meningkatnya arus kendaraan ke luar Jakarta, Jasa Marga bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menerapkan one way sepenggal tahap pertama pada KM 70 sampai dengan KM 263 pada Selasa siang. Jasa Marga memprediksi arus kendaraan meningkat sampai 34 persen atau 1,2 juta kendaraan pada Selasa malam.
Baca Juga :
Bus Mudik Lebaran di Terminal Jatijajar Diperiksa Pastikan Laik JalanPT Jasa Marga mencatat arus mudik kendaraan yang melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, Purwakarta, Jawa Barat, pada Selasa sudah meningkat drastis dibandingkan hari-hari normal. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol Ria Marlinda Paalo mengatakan, selama waktu sif 1, jumlah kendaraan meningkat 201 persen. Angka itu, kata dia, tergolong cukup tinggi.
"Kalau dilihat dari sif 1 tadi saja, itu kita sudah catat sampai 25 ribu kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah timur," kata Ria.
Ilustrasi. Foto: Dok Medcom.id
Dia mengatakan, angka kendaraan yang melintasi gerbang tol itu menuju ke arah Jawa Tengah akan terus meningkat tajam, terlebih lagi sudah ada kebijakan rekayasa lalu lintas atau one way sepenggal, yang menambah kapasitas kendaraan.
"Jadi memang one way tahap satu ini sudah membuat volume lalu lintas menjadi bertambah banyak," ungkap Ria.
Hal itu terlihat dari kendaraan yang melintas dalam waktu satu jam berjumlah sekitar 5.700 kendaraan. Biasanya, angka kendaraan yang melintas hanya sekitar 3.000 kendaraan.




