H-1 Nyepi, Antrean Kendaraan ke Pelabuhan Gilimanuk Capai 20 KM Pagi Ini

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Antrean panjang kendaraan kembali mengular menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Rabu (18/3) sekitar pukul 07.00 WITA atau H-1 Nyepi yang jatuh pada Kamis (19/3).

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati mengatakan, antrean kendaraan roda empat mencapai 20 kilometer atau mulai dari Tugu Pensil, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

Sementara itu, antrean kendaraan roda dua atau sepeda motor mencapai 800 meter dari pelabuhan.

"Sebenarnya kemarin sore, pada Selasa (17/3) sekitar pukul 17.00 hingga 19.00 WITA, sudah terjadi penurunan volume. Namun, setelah buka puasa, para pemudik kembali melakukan perjalanan karena melihat situasi sudah mulai landai. Saat ini, antrean kendaraan sudah mencapai Tugu Pensil, kurang lebih sepanjang 20 kilometer," katanya saat ditemui di area buffer zone Pelabuhan Gilimanuk.

Menurut Kadek Citra, arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk tetap mengular meski terjadi antrean panjang. Polisi memprioritaskan bus, mobil, dan roda dua masuk ke area pelabuhan.

"Arus lalu lintas tetap berputar. Kami mengoptimalkan terminal kargo untuk kendaraan roda empat karena jumlah truk sudah menurun. Terminal kargo tersebut kami gunakan sebagai buffer zone agar kendaraan lebih mudah masuk ke pelabuhan. Selain itu, personel kami terus melaksanakan patroli. Jika pemudik mengalami kendala di jalan dan tidak menemukan petugas, silakan hubungi layanan 110," katanya.

Kadek Citra memperkirakan antrean panjang kendaraan ini akan terurai hingga siang hari apabila jumlah pemudik semakin menurun.

"Kami masih terus berkoordinasi dengan ASDP. Jika tidak ada penambahan volume kendaraan yang signifikan, kemungkinan siang ini sudah bisa terurai. Yang jelas, kami berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Pantauan Kumparan, sejumlah kendaraan tampak antre masuk ke pelabuhan dari buffer zone. Kendaraan tampak padat di gang-gang rumah warga yang dijadikan sebagai area pemecah antrean.

Sementara itu, pihak PT ASDP Indonesia Ferry belum memberikan komentar terkait antrean kendaraan dan jumlah pemudik yang menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk ke Pelabuhan Ketapang di Jawa Timur.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan telah melakukan berbagai upaya untuk mengurai antrean kendaraan. Beberapa langkah untuk mengurai kemacetan adalah menyiapkan dan mengoperasikan sekitar 35 unit kapal, mengoptimalkan buffer zone, serta memberlakukan skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB).

"Harapannya, dengan langkah-langkah tersebut, kepadatan bisa terurai kembali dan arus lalu lintas dapat berjalan normal," katanya saat ditemui di Pelabuhan Gilimanuk, Selasa (17/3).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penutupan Selat Hormuz, Wilmar (CEKA) Keluhkan Naiknya Harga Bahan Baku CPO 
• 5 menit laluidxchannel.com
thumb
Link Live Streaming Chelsea vs PSG, Kick-off Jam 03.00 WIB
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Cuan Penjual Roof Box Sebelum Lebaran
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin Monas–Bundaran HI Besok, Ada Eid Mubarak dan Bedug Kolosal
• 5 jam laludisway.id
thumb
Kronologi Kecelakaan Bus di Tol Pejagan-Pemalang, Satu Tewas dan Puluhan Orang Luka-luka
• 6 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.