Dua Jurnalis Kompas.com Raih Penghargaan Jurnalistik Baznas RI

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Dua jurnalis Kompas.com meraih penghargaan karya jurnalistik yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI.

Dalam kompetisi yang diikuti oleh total 700 peserta dari kalangan jurnalis dan masyarakat umum ini, jurnalis Kompas.com menyabet gelar juara dari dua kategori perlombaan.

Kategori pertama ialah juara 1 Karya Jurnalistik Media Elektronik yang diraih oleh Video Journalist (VJ) Kompas.com, Dimas Nanda Krisna.

Karya jurnalistik yang diikutsertakan dalam perlombaan ialah cerita tentang perjuangan penyaluran bantuan di daerah terisolir, tepatnya di kawasan Desa Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Desa tersebut dihantam banjir bandang dan longsor pada Desember 2025.

Sementara itu, penghargaan kedua berhasil diraih oleh Reporter Kompas.com, Ridho Danu Prasetyo sebagai juara favorit pada kategori Karya Jurnalistik Media Online Artikel Feature.

Dalam kategori ini, jurnalis Kompas.com menuliskan artikel berjudul “Sepatu Boot Kecil Tembus Lumpur, Semangat Anak-anak Aceh Tamiang Kembali ke Sekolah Usai Bencana” yang diterbitkan pada Januari 2026.

Baca juga: Prabowo Menangis Haru Bahas Bantuan RI untuk Palestina Lewat Baznas

Artikel ini menceritakan tentang kisah anak-anak korban bencana longsor dan banjir bandang di Aceh Tamiang yang berjuang menembus porak-porandanya perkampungan demi kembali mengenyam pendidikan.

Adapun perlombaan karya jurnalistik ini digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Baznas RI dengan tajuk “Zakat Kita, Zakat Menguatkan Indonesia”.

Puncak acara sekaligus penganugerahan penghargaan ini digelar pada Senin (16/3/2026) malam lalu di Kantor Pusat Baznas RI, Matraman, Jakarta Timur.

Kepala Biro Komunikasi Publik Baznas RI, Ndari Rumi Widyawati menyebut, perlombaan karya jurnalistik ini digelar sebagai bentuk kolaborasi dalam semangat penyebaran kebermanfaatan zakat bagi umat.

“Jadi ini adalah ikhtiar Baznas untuk meningkatkan partisipasi publik dan juga teman-teman media dalam tujuannya menyebarkan informasi dan literasi kepada masyarakat mengenai zakat maupun penyaluran zakat yang dilakukan oleh Baznas,” ucap Ndari dalam sambutannya di Kantor Pusat Baznas RI.

Dalam peringatan seperempat abad Baznas RI, terdapat total enam kategori lomba yang digelar, meliputi lomba poster, video naratif, dan video kreatif yang diikuti oleh masyarakat umum, serta kategori artikel jurnalistik, fotografi jurnalistik, dan karya elektronik yang diikuti oleh para jurnalis.

“Alhamdulillah tahun ini luar biasa, total pesertanya ada 765 peserta dari enam kategori tersebut. Seluruh kompetisi ini memang diselenggarakan secara daring agar dapat diakses lebih luas, serta melibatkan jajaran juri profesional yang berkompeten di bidang masing-masing,” jelas Ndari.

Ndari pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan para peraih penghargaan dalam menyebarkan syiar kebermanfaatan zakat bagi Indonesia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia juga menyampaikan bahwa ke depannya, Baznas RI akan menghadirkan pelayanan terbaik melalui berbagai inovasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

“Selama lebih dari dua dekade, fokus utama kami pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Upaya ini menjadi bagian dari perjalanan panjang Baznas dalam memastikan bahwa dana yang dikelola mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan umat,” tutup Ndari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
V BTS Kembali Dominasi Dunia! Velvet Red Jadi Vinyl Terlaris di Era Album Arirang
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Usai Man City Angkat Kaki dari Liga Champions, Guardiola Akui Arsenal Terbaik Saat Ini dan Klopp Masih Jadi Rival Tersulit
• 5 jam lalubola.com
thumb
Mudik Lebaran 2026: Arus Lalu Lintas Jalur Alas Gumitir Masih Lancar
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Masak dan Baking Jadi Ritual Seru Lebaran, Ini Resep Puding Susu Karamel yang Mudah Banget!
• 6 jam laluherstory.co.id
Berhasil disimpan.