Jakarta, CNBC Indonesia - Anda perlu waspada dan jangan sembarangan memindai atau scan QR. Karena banyak penipuan yang menggunakan QR untuk mencuri informasi hingga uang korbannya.
Kejahatan ini menggunakan metode yang dinamakan quishing, yakni gabungan dari QR dan phishing. Modus ini akan memancing korbannya agar mau memindai QR code.
Setelah berhasil, korban akan dibawa ke situs tertentu. Mereka akan diminta mengunduh sesuatu ke dalam perangkat yang sebenarnya sangat berbahaya.
Selain itu, korban akan diminta untuk memasukkan beberapa kredensial login. Pada akhirnya informasi pribadi itu akan dikantongi oleh para pelaku kejahatan.
Kejahatan dengan metode squishing ini makin masif, mengingat kode QR mudah dibuat dan oleh siapa saja. Tidak perlu keahlian khusus untuk membuat sebuah kode QR.
- Penipuan WhatsApp Ramai Jelang Lebaran, Ini 6 Cara Supaya Akun Aman
- Jumlah Penukar Uang Lebaran 2026 Naik 85%, Ekonomi Warga RI Moncer?
Namun tenang, ini bukan berarti tidak ada cara menghindarinya. Ada beberapa tips mencegah menjadi korban dari penipuan QR tersebut.
Salah satunya adalah jangan percaya dengan QR yang dipasang di tempat umum. Termasuk yang diberikan oleh mereka yang tidak kita kenal sama sekali.
QR untuk metode kejahatan juga dapat dikenali. Biasanya penipu akan meningkatkan urgensi dan kekhawatiran calon korbannya, misalnya menyertakan pernyataan untuk memindai QR agar dapat melakukan verifikasi identitas ayai mencegah penghapusan akun.
Terakhir adalah jangan lupa mengaktifkan autentikasi dua faktor pada tiap akun. Pastikan juga selalu keluar atau logout dari layanan atau perangkat yang tidak digunakan lagi.
(fab/fab) Add as a preferred
source on Google




