Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menyatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum berencana melakukan rekayasa cuaca atau hujan buatan meskipun suhu panas ekstrem melanda ibu kota dalam beberapa hari terakhir. Pada Minggu, 15 Maret 2026, suhu udara Jakarta mencapai 35,4 derajat Celcius.
“Jakarta masih belum memerlukan, apa, dibuat hujan buatan,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/3).
Advertisement
Dia mengatakan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelang Idulfitri. Menurut dia, meskipun saat ini cuaca terasa panas, BMKG memprakirakan ada potensi hujan dengan intensitas menengah saat Idulfitri.
“Untuk menghadapi Idulfitri, memang data BMKG menunjukkan sebelumnya cuacanya panas. Tetapi pada saat Idulfitri, ada kemungkinan curah hujan menengah,” ujar Pramono, dilansir Antara.




