Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan warga yang akan mudik dapat menitipkan kendaraannya di kantor-kantor milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, seperti kantor kelurahan, kecamatan, dan kantor wali kota.
Kebijakan ini diberikan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang meninggalkan kendaraan selama pulang ke kampung halaman.
“Tentunya Pemerintah DKI Jakarta akan mengizinkan bagi para pemudik yang kemudian menitipkan kendaraannya, terutama motornya di kantor-kantor yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta,” kata Pramono usai menghadiri acara Andilan Kebo di Puskeswan Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Rabu (18/3).
Ia menjelaskan, kebijakan ini sejalan dengan upaya Pemprov dalam mendukung kelancaran mudik, termasuk melalui program mudik gratis yang telah digelar sebelumnya.
“Termasuk kemarin ketika kami menyelenggarakan mudik gratis yang jumlahnya kurang lebih 35 ribu akhirnya, 744 bus, kami juga memberangkatkan truk kurang lebih untuk 900 motor karena kami melihat bahwa dalam perjalanan jauh itu kalau para pemudik yang menggunakan motor pasti capek,” lanjut Pramono.
Menurut dia, pengangkutan motor menggunakan truk menjadi solusi agar pemudik tetap aman dan tidak kelelahan selama perjalanan jauh.
“Makanya kami siapkan dengan truk, dan alhamdulillah yang naik motor akhirnya bisa motornya ditaruh di truk. Dan mereka ada di dalam truk tersebut sekarang ini sudah praktis, sebagian besar sudah di kampung halamannya masing-masing dan itu berjalan dengan baik dan selamat,” pungkas Pramono.




