Jelang Idul Fitri, Memangnya Boleh ya Cabut Rumput dan Tabur Bunga saat Ziarah Kubur?

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com- Jelang puasa ramadhan dan Idul Fitri ziarah kubur biasa dilakukan umat muslim di Indonesia. 

Tradisi yang sudah turun-menurun ini ibarat budaya ramadhan dan hari raya idul fitri biasa dilakukan. Sepaket dengan membersihkan kuburan dan tabur bunga.

Lantas, bagaimana pandangan Islam soal ziarah kubur cabut rumput atau tamanam hingga menabur bunga?. 

Merangkum penjelaskan dari Pendakwah Indonesia, Buya Yahya. Dikutip dari Youtube Al Bahjah TV, Kamis (18/3). 

Ternyata tradisi ziarah kubur, memang sudah temurun dari generasi ke generasi, dengan niat untuk menghaturkan doa. Hal ini dalam islam pun tidak masalah.

Buya Yahya menyinggung kalau apa yang terjadi ini mengingatkan kisah zaman Nabi, bukan istilah tabur bunga.

“Menabur bunga itu tidak ada memang pada zaman Nabi Islam menabur bunga,” ujar Buya Yahya, sebagaimana dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV.

Pasalnya di zman Nabi Muhammad SAW adanya kebiasaan menaruh pelepah kurma, lalu ia mengambilnya kemudian membelah menjadi dua.

"Kemudian Nabi menancapkan ke dua kuburan, lalu mendoakan semoga Allah akan meringankan kepada dua mayat yang dikubur sebelum kering,” jelasnya.

"Dengan begitu, salah satu sahabat nabi itu berwasiat kalau aku mati nanti tolong ambilkan pelepah korma dan tancapkan agar Allah meringankan siksa kalau saya punya dosa,” sambungnya.

Makanya para ulama menjelaskan kalau seandainya kita meletakkan pelepah kurma itu sah-sah saja. Ataupun menaruh tanaman semacam bunga dan sebagainya juga diperbolehkan.  

Memangnya Boleh ya Cabut Rumput dan Tabur Bunga saat Ziarah Kubur?
Sumber :
  • Tofan Bram Kumara/Viva Jatim

“Bukankah semua yang ada di bumi dari bebasahan dan yang lainnya juga bertasbih,” jelasnya.   

Sementara untuk membersihkan Makam atau Kuburan itu hukumnya makruh. Seperti mencabut rumput sebagainya.

Sebab dipahami, dalam islam tanaman yang tumbuh di atas Makam akan menjadi peringan siksa kubur. Tanaman dipahami ikut bertasbih.  

"Rumput-rumput yang diatas kubur pun makruh untuk kita cabuti, jangan terlalu bersih-bersih. Biarkan ada rumput dia akan bertasbih,” pesan Buya Yahya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Poleleya Upilotuhumu Wau Pohutuwa Upelo Lelemu
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BPKN Ingatkan Masyarakat Tidak Panic Buying BBM Menjelang Lebaran
• 51 menit lalujpnn.com
thumb
Momen Jokowi Bagi-Bagi THR dan Sembako di Solo, Warga Antusias: Alhamdulillah Senang Banget
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Pelaku Penyiraman Air Keras di Makassar Ditangkap
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Kemenag Salurkan BOS Pesantren Rp111,9 Miliar untuk 2.724 Lembaga Pendidikan
• 16 menit laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.