jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah saat ini tengah melakukan penghematan energi sesuai kenaikan harga minyak dunia.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan penerapan strategi hemat energi pada operasional gedung perkantoran serta sekolah.
BACA JUGA: Kebijakan SBY Terkait Penghematan Energi Dinilai Telat
Nantinya kata dia, per April 2026 ada penyesuaian metode pembelajaran daring dan luring, sesuai karakteristik mata pelajaran.
"Untuk menjaga kualitas pendidikan kegiatan pembelajaran yang bersifat praktikum tetap diarahkan berlangsung secara tatap muka,” kata Pratikno dikutip Rabu (18/3).
BACA JUGA: ESDM Siapkan Empat Program Penghematan Energi
Pratikno mengeklaim kebijakan penghematan energi tidak mengganggu proses pembelajaran maupun pelayanan publik lainnya.
"Sehingga tidak menimbulkan dampak negatif yang berlebihan bagi masyarakat,” ujarnya.
Pratikno mengatakan kebijakan efisiensi dirumuskan berbasis data dengan mempertimbangkan pengalaman pengaturan mobilitas pada saat COVID-19 lalu.
Dia menyebut pemerintah menyepakati lima strategi utama penghematan energi lintas instansi.
Pertama penerapan skema kerja fleksibel bagi aparatur sipil negara (ASN), kedua penguatan pemanfaatan platform digital.
Ketiga pembatasan mobilitas perjalanan dinas, keempat hemat energi operasional gedung perkantoran.
Kelima strategi pemerintah adalah adanya metode pembelajaran daring dan luring sesuai dengan mata pelajaran siswa.
"Agar kebijakan efisiensi energi dapat berjalan efektif, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal,” pungkas Pratikno.
Adapun, Indonesia terkena dampak adanya kenaikan harga minyak dunia USD 100 per barel.
Krisis global ini diakibatkan adanya konflik yang terjadi antara Amerika Serikat (AS)-Israel versus Iran.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F03%2F18%2F2af80984d12f364fefedbe96ce4a1c46-20260318ron10.jpg)



