Menhut minta "zero waste, zero accident" di TN sesuai arahan Presiden

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menggelar rapat koordinasi bersama seluruh taman nasional dan taman wisata alam memastikan kesiapan menghadapi libur Idul Fitri dan menyoroti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait "zero waste dan zero accident".

Menurut pernyataan diterima di Jakarta, Rabu, Menhut Raja Juli Antoni dalam rapat daring bersama 57 Taman Nasional (TN) dan 145 Taman Wisata Alam (TWA) menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan informasi dan layanan di kawasan TN dan TWA mengingat adanya peningkatan minat masyarakat untuk berwisata alam selama periode liburan.

"Presiden Prabowo memberikan arahan kepada saya terkait informasi dari TN/TWA yang available pada saat liburan, terdapat pasar dari masyarakat yang ingin mengunjungi TN-TWA pada saat libur Idul Fitri," ujar Menhut Raja Juli Antoni.

"Presiden Prabowo juga memohon agar pengelolaan TN-TWA memperhatikan zero waste, memiliki tong sampah dan aparat yang cukup. Lalu mengedepankan zero accident, jangan sampai adanya korban karena minimnya fasilitas pengamanan, siapkan tim medis, ambulans, maupun puskesmas yang memadai," tambahnya.

Baca juga: Menhut: Satgas Pembiayaan TN pacu pengembangan ekowisata berkelanjutan

Mengacu pada arahan presiden, Menhut meminta bahwa pengelolaan kawasan konservasi harus mengedepankan prinsip zero waste atau ketiadaan sampah. Hal ini mencakup penyediaan tempat sampah yang memadai serta petugas kebersihan yang cukup guna menjaga kelestarian lingkungan.

Selain itu, prinsip zero accident atau nihil kecelakaan juga menjadi prioritas dengan memastikan kesiapan fasilitas keselamatan, seperti tim medis, ambulans, puskesmas, serta rambu-rambu yang jelas di setiap lokasi wisata.

Dia juga mengingatkan pentingnya pengendalian jumlah pengunjung sesuai dengan daya dukung dan daya tampung kawasan, untuk mencegah kepadatan berlebih yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan maupun kerusakan lingkungan. TN dan TWA juga diminta memastikan sistem kuota berjalan optimal agar pengalaman wisata tetap aman dan nyaman.

"Pastikan pengunjung yang mengunjungi TN dan TWA tidak melebihi kuota yang telah ditetapkan, agar tidak melebihi daya dukung, daya tampung yang membuat antrean membludak dari wisatawan," demikian Raja Juli Antoni.

Baca juga: Menhut: Aktivis nilai Prabowo Presiden sangat peduli konservasi satwa


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Survei: Masalah Kesehatan Fisik dan Mental Meningkat saat Lebaran
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Main di Kandang, Liverpool Pede Singkirkan Galatasaray
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Wall Street Menguat, Investor Tunggu Keputusan Suku Bunga The Fed
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Bacaan Doa agar Mudik Aman, Lancar, dan Selamat sampai Tujuan
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara 2026: TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.