InJourney Siap Menyambut Lonjakan Wisatawan pada Libur Lebaran 2026

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney melalui anak usahanya InJourney Destination Management menegaskan kesiapan menyambut lonjakan wisatawan pada periode libur Lebaran 2026, dengan destinasi unggulan seperti Candi Prambanan diproyeksikan kembali menjadi magnet utama kunjungan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mengantisipasi peningkatan trafik tersebut, InJourney melalui pengelola destinasi menyiapkan langkah operasional terintegrasi, mencakup pengaturan arus pengunjung, optimalisasi kapasitas kawasan, serta peningkatan fasilitas dan layanan guna memastikan pengalaman wisata tetap aman, nyaman, dan terkendali.

Pelaksana Tugas Direktur Utama IDM, Joel Siahaan, menegaskan bahwa momentum Lebaran dimanfaatkan untuk memperkuat positioning destinasi berbasis budaya dan peradaban.

“Momentum Lebaran ini kami maksimalkan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar kunjungan. Pengunjung bisa merasakan suasana, memahami nilai sejarah, hingga membawa pulang cerita dari setiap sudut candi,” ujarnya.

Penguatan operasional dilakukan secara menyeluruh, termasuk peningkatan koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas layanan di tengah lonjakan kunjungan.

Direktur Operasi IDM, Indung Purwita Jati, menjelaskan bahwa kesiapan teknis difokuskan pada kapasitas dan rekayasa akses guna mengantisipasi kepadatan di titik krusial.

“Kami telah melakukan berbagai penyesuaian operasional, mulai dari penambahan kapasitas parkir hingga dua kali lipat dari sebelumnya yang hanya mampu menampung sekitar 500 kendaraan. Selain itu, skema akses masuk juga kami siapkan mengingat potensi penumpukan di satu pintu utama,” jelasnya.

Selain penguatan infrastruktur, kesiapan petugas lapangan turut ditingkatkan untuk menjaga kelancaran arus pengunjung, khususnya pada periode puncak.

Di sisi experience, Direktur Komersial IDM, Gistang Penutur, menyampaikan bahwa diferensiasi produk wisata menjadi fokus utama melalui pendekatan berbasis pengalaman.

“Kami ingin setiap wisatawan memiliki cerita yang berbeda ketika berkunjung ke Prambanan. Tidak hanya melihat candi, tetapi juga menikmati pertunjukan budaya, kuliner, hingga interaksi yang bisa dibagikan melalui media sosial,” katanya.

Konsep tersebut dihadirkan melalui program tematik yang diperkuat dengan pertunjukan budaya seperti sendratari dan seni tradisional, melibatkan komunitas lokal Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta didukung oleh kehadiran kuliner khas daerah sebagai bagian dari end-to-end visitor experience.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap nilai keberagaman dan toleransi, pengelola juga menutup sementara kawasan saat Hari Raya Nyepi.

Dari sisi holding, Corporate Communication Manager InJourney, Pardika Dewi, menegaskan bahwa periode Lebaran menjadi momentum strategis dalam mendorong pergerakan wisata domestik secara nasional.

“InJourney sebagai holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata memandang momentum libur Lebaran sebagai peluang strategis untuk mendorong peningkatan trafik domestik. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah turut memperpanjang periode mobilitas masyarakat, sehingga memberikan dampak positif bagi pergerakan wisatawan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa seluruh ekosistem dalam InJourney Group beroperasi secara optimal untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.

“Di saat masyarakat menikmati masa libur, InJourney Group justru bekerja penuh untuk memastikan setiap pengunjung memperoleh pengalaman yang berkesan dan bermakna, baik di bandara, destinasi wisata, retail, maupun hotel,” lanjutnya.

Secara keseluruhan, destinasi yang dikelola InJourney Destination Management seperti Candi Prambanan, Ratu Boko, dan Candi Borobudur diproyeksikan mencatatkan pertumbuhan kunjungan sekitar 4–5 persen selama periode Lebaran.

Dengan kesiapan terintegrasi dari sisi operasional hingga pengalaman wisata, InJourney optimistis dapat menghadirkan layanan yang seamless, memperkuat daya tarik destinasi unggulan, serta mendorong pertumbuhan pariwisata nasional secara berkelanjutan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gelar Juara Gelar Piala Afrika Milik Senegal Dicopot, Diserahkan ke Maroko
• 6 jam lalurealita.co
thumb
One Way Nasional Berlaku, Kakorlantas Imbau Pengemudi Tertib
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Menteri PKP Bersama Kasal Bagikan 2.000 Paket Sembako
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Denpasar Hari Ini, 28 Ramadan 1447 H
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
8,3 Juta Wajib Pajak Lapor SPT Jelang Libur Lebaran, Baru 55% dari Target
• 14 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.