Pijat Gratis di Kampung Rambutan Diserbu Pemudik, Pundak Pegal Jadi Keluhan

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pemudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, memanfaatkan layanan pijat gratis yang disediakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas/Bazis) Provinsi DKI Jakarta selama musim mudik Lebaran 1447 Hijriah.

Layanan ini diberikan oleh tiga terapis tunanetra untuk membantu pemudik maupun pekerja di area terminal.

Salah satu terapis, Anang (31), mengatakan ini adalah tahun kedua dirinya terlibat dalam layanan pijat gratis tersebut.

Baca juga: Saat Terapis Tunanetra Hilangkan Pegal Pemudik di Terminal Kampung Rambutan

Ia menyebut, sebagian besar orang mengeluhkan pegal di bagian pundak setelah atau sebelum perjalanan mudik.

"Rata-rata pegel dipundak karena kan abis angkat barang, ada juga yang pegel di pungung atau pingan karena lama duduk, itu biasanya sopir juga ada," ungkap Anang saat ditemui, Rabu (18/3/2026).

Menurut dia, layanan ini tidak hanya dimanfaatkan pemudik, tetapi juga pekerja terminal seperti porter, pedagang, sopir, hingga kernet.

"Kalau di sini ada shift-shift-an, Ada yang shift satu itu pukul 09.00 sampai pukul 14.00. Kalau shift dua itu jam 14.00 sampi pukul 19.00 malem, kalau rata-rara setiap terapis 8-10 orang dilayani," jelasnya.

Salah satu pemudik, Lina, yang akan pulang ke Palembang, mengaku merasakan manfaat layanan tersebut saat menunggu keberangkatan.

Baca juga: Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Sore Ini

"Alhamdulillah terasa. Ya semoga nanti pegalnya hilang sesudah selesai dipijat ya, karena tadi awalnya iseng lihat," jelas Lina.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia berharap program pijat gratis dan cek kesehatan ini bisa terus diadakan setiap tahun.

"Ya ini bermanfaat banget, bukan pijat aja tapi cek kesehatan juga, kalau bisa diadakan rutin," jelasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Airlangga: RI Perlu Mitigasi Kerugian Pariwisata Imbas Krisis Global
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sinopsis ISTIQOMAH CINTA SCTV Episode 38, Hari Ini Rabu 18 Maret 2026: Rahasia Emran Terbongkar, Hidup Alika Tinggal Hitungan Hari
• 7 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kemendukbangga/BKKBN Jatim Gelar Mudik Bareng TPK
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
H-3 Lebaran, Terminal Kampung Rambutan Berangkatkan Sekitar 20.000 Orang
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Vinicius Junior: Kemenangan atas Manchester City Jadi Titik Balik Real Madrid
• 10 jam lalumatamata.com
Berhasil disimpan.