Kapolri-Sri Sultan Cek Stasiun Tugu Yogya, Sebut Puncak Mudik Terjadi Hari Ini

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meninjau Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (18/3) malam.

Listyo meninjau sejumlah titik di stasiun seperti sentra pelayanan Operasi Ketupat 2026, hingga tempat pengecekan kesehatan masinis,

"Dari laporan, tadi kita mendapatkan informasi bahwa puncak mudik untuk kedatangan kereta, ini ada kurang lebih 54.000 yang datang dan ini naik menjadi 55.000 (di Daop 6). Artinya ada kenaikan persentase," kata Listyo usai tinjauan.

Puncak mudik atau kedatangan di Stasiun Tugu diprediksi Listyo terjadi hari ini.

"Diperkirakan untuk puncak kedatangan hari ini jumlahnya kurang lebih 11.000, ya. Kemudian untuk baliknya akan diprediksi terjadi di tanggal 28 dan 29 Maret," katanya.

Listyo mengatakan masih ada ketersediaan kursi yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Kereta api, menurutnya salah satu moda transportasi yang aman dan tepat waktu.

"Tentunya masih bisa menjadi pilihan," katanya.

Aplikasi Cari Parkir

Di kesempatan ini Listyo juga mendengar paparan Kapolresta Yogya tentang aplikasi cari parkir di Kota Yogya bernama Siparjo.

Masyarakat bisa scan barcode yang tersebar di sejumlah titik termasuk di medsos Polresta Yogya untuk membuka web yang menampilkan kondisi tempat parkir di Kota Yogya secara real-time.

"Jadi ini juga untuk memudahkan bagi masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan dan kemudian ingin memarkir kendaraannya di tempat-tempat yang masih kosong ataupun tersedia, akan ada informasi dari aplikasi tersebut," katanya.

"Secara umum tadi dilaporkan bahwa situasi di Stasiun Yogyakarta relatif masih aman, tidak ada keluhan yang berarti, ya,," bebernya.

Angka Kecelakaan Menurun

Listyo mengatakan berdasarkan data terkini, angka kecelakaan menurun dibanding periode yang sama di arus mudik tahun sebelumnya.

"Angka laka (kecelakaan) masih relatif lebih baik dibandingkan tahun kemarin. Per hari ini angkanya turun 40 persen. Jadi mudah-mudahan ini bisa kita pertahankan sampai dengan rangkaian mudik 2026 dan nanti balik dalam rangkaian Operasi Ketupat ini bisa bertahan," katanya.

Pemudik terutama yang menggunakan kendaraan pribadi baik mobil maupun motor diminta berhati-hati. Pemudik diminta memanfaatkan rest area sebaik-baiknya.

"Kalau capai tolong siapkan pengemudi pengganti, sehingga kemudian perjalanannya betul-betul bisa lancar, aman, dan sampai tujuan dengan selamat," ujarnya.

Dia juga menginformasikan hari ini Jakarta sudah mulai dilaksanakan one way.

"One way nasional dan kemudian juga ada one way lokal. Jadi tentunya ini semua kita lakukan untuk mengantisipasi kegiatan yang mulai meningkat. Kita lihat tren peningkatan arus baik di jalur tol maupun juga jalur kereta dan juga di penyeberangan, semuanya dalam kondisi yang betul-betul bisa diberikan pelayanan yang maksimal," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
FAM Kecewa Vietnam Lolos Piala Asia 2027! Malaysia Disanksi AFC, Banding Segera Diajukan?
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Berita Populer: Bahaya Overload Mobil Saat Mudik; Situasi Arus Mudik
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Rahasia Tetap Segar Saat Puasa, Anwar BAB Bongkar Menu Wajib Sahur Andalannya
• 16 jam lalugrid.id
thumb
Polri Mulai One Way Nasional Siang Ini
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mojtaba Khamenei Ancam Akan Balas Tewasnya Ali Larijani: Darah Dibalas Daras
• 32 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.