Serangan Drone Hantam Kedubes AS di Baghdad, Pemerintah Irak Sebut Aksi Teror dan Perintahkan Penindakan Tegas

pantau.com
11 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad diserang menggunakan drone pada Selasa, yang memicu kecaman keras dari pemerintah Irak dan disebut sebagai serangan teror terhadap kedaulatan negara.

Pernyataan resmi disampaikan melalui biro media Perdana Menteri Mohammad Shia Al-Sudani di platform X yang menegaskan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh kelompok terlarang.

Pemerintah Irak menyatakan bahwa serangan terhadap misi diplomatik merupakan pelanggaran berat terhadap kesepakatan internasional serta hubungan antarnegara.

Perdana Menteri Mohammad Shia Al-Sudani yang juga menjabat sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata memerintahkan aparat keamanan untuk mengejar dan menindak pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Pemerintah Irak tidak akan menoleransi pihak mana pun yang mencoba mengganggu keamanan di Baghdad atau kota lain," ungkapnya.

Kronologi Serangan Drone di Kedubes AS

Insiden terjadi ketika tiga drone bermuatan bahan peledak diluncurkan ke arah kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad.

Sistem pertahanan udara Kedubes AS berhasil mencegat dan menghancurkan dua drone sebelum mencapai target.

Satu drone lainnya berhasil menghantam tembok kompleks Kedubes dan memicu kebakaran di area sekitar lokasi kejadian.

Kebakaran yang terjadi di dekat kompleks tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi keamanan di ibu kota Irak.

Dampak dan Ketegangan Regional

Pemerintah Irak menilai insiden ini dapat menempatkan negara tersebut dalam posisi sulit di mata komunitas internasional.

Pemerintah juga menegaskan penolakan terhadap penggunaan persenjataan secara tidak sah di wilayah Irak.

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran sejak 28 Februari.

Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan lebih dari 1.300 korban jiwa termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Iran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal ke sejumlah wilayah termasuk Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk.

Serangan balasan tersebut mengakibatkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan terhadap pasar global dan penerbangan dunia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Koridor Satwa Tol IKN Setinggi 12,7 Meter Dibangun pada Dua Lokasi
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Pemerintah Tugaskan Satgas Pangan Jaga Harga Sembako Stabil selama Nyepi dan Idulfitri
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Kereta Kerakyatan Resmi Beroperasi, Seskab Pastikan Aman dan Terjangkau
• 1 jam lalueranasional.com
thumb
Kondisi Mata Aktivis KontraS Andrie Yunus usai Disiram Air Keras, RSCM: Kerusakan Sel Punca Kornea 40
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Inisial 4 Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS, 3 Berpangkat Perwira TNI
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.