Ketua DPD Minta Serangan ke Negara Timteng Dihentikan: Semua Wajib Menahan Diri

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Tidak semestinya terjadi permusuhan, apalagi peperangan antar-sesama negara Muslim di Bulan Suci Ramadan, sebab bulan ini adalah bulan penuh rahmat yang seharusnya dijalani dalam suasana damai untuk saling memaafkan, bersilaturahmi, dan memperkuat ikatan persaudaraan.

Karena itu peperangan antara sesama negara berpenduduk Muslim adalah tragedi yang sangat disayangkan dan patut segera diakhiri.

BACA JUGA:CORE Dorong Pemerintah Perkuat Diplomasi Global untuk Hadapi Dampak EUDR, Ini Langkah Strategisnya

BACA JUGA:30 Ucapan Selamat Mudik Lebaran 2026 Kreatif dan Bermakna, Bikin Perjalanan Makin Berkesan!

Demikian tanggapan Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin menanggapi perang yang masih berkecamuk di Iran, di mana negara-negara Arab justru menjadi target serangan rudal dan drone dari Iran.

Sultan katakan, serangan terhadap negara-negara Arab bukan saja telah menargetkan aset-aset militer Amerika Serikat, melainkan juga merusak bandar udara, kawasan pemukiman, aset-aset ekonomi, serta berbagai bangunan milik warga sipil yang tidak ikut serta dalam peperangan yang sudah berlangsung sejak 28 Februari 2026 dan belum diketahui kapan akan berakhir.

Negara-negara Arab yang terkena serangan termasuk Arab Saudi, Uni Arab Emirat, Qatar, Kuwait, Bahrain, Oman, Irak, dan Yordania; dan negara-negara tersebut sampai sekarang masih menahan diri, sebab mereka tak ingin konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel itu meluas sampai menenggelamkan kawasan Asia Barat ke dalam instabilitas yang berkepanjangan.

“Apalagi, baik yang menyerang maupun yang diserang di Jazirah Arab adalah sesama negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang semestinya kompak untuk menciptakan stabilitas di kawasan itu,” ujar Sultan dalam keterangannya, Kamis, 19 Maret 2026.

BACA JUGA:Pemerintah Tiadakan Kenaikan Tarif Listrik di Kuartal II 2026, Apa Pertimbangannya?

“Oleh karena itu, maka sudah saatnya perang ini diakhiri agar Iran dan negara-negara Arab bisa berdamai untuk membangun kesejahteraan, dan tidak terus bermusuhan. Sebab permusuhan antara sesama negara Muslim justru akan menguntungkan pihak-pihak lain yang ingin terus mengadu-domba dan memecah-belah persatuan sambil memancing di air keruh,” kata Sultan memperingatkan.

Ketua DPD RI menambahkan, "Sebagai negara sahabat Iran, kami mengimbau pemerintahdan angkatan bersenjata Iranuntuk segera menghentikan serangan ke negara-negara Muslim karena sebentar lagi akan tiba Hari Raya Idul Fitri. Dengan alasan apa pun, serangan terhadap sesama negara Muslim adalah kesalahan besar dan harus dihentikan," ujar Sultan.

Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, kata Sultan, Indonesia sangat prihatin dengan tindakan militer satu arah terhadap negara-negara sahabat di semenanjung Arab saat ini.

Serangan demikian tak boleh dilanjutkan lagi, sebab baik Iran, maupun negara-negara Arab yang diserangnya adalah sahabat Indonesia; dan Indonesia sebagai negara yang cinta damai tak ingin melihat mereka terus bermusuhan.

BACA JUGA:Sultan Baktiar Tawarkan Solusi Tekan Biaya Politik yang Makin Mahal, Ini Caranya!

BACA JUGA:Pemerintah Tiadakan Kenaikan Tarif Listrik di Kuartal II 2026, Apa Pertimbangannya?

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramalan Shio 19 Maret 2026: Kelinci, Tikus, Naga, dan Anjing
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Besok, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Idulfitri 1 Syawal 1447 H
• 22 jam laluokezone.com
thumb
SIM Keliling Kamis 19 Maret 2026 Libur, Layanan Ditiadakan Sementara
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Marak Disinformasi di Tengah Konflik Iran dan AS-Israel, SBSI 92 Imbau Masyarakat Jaga Stabilitas Nasional
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Teks Khutbah Jumat 20 Maret 2026: Enam Kekeliruan yang Sering Terjadi saat Merayakan Idul Fitri
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.