Peneliti BRIN Kembangkan Genteng Komposit Biomassa untuk Kurangi Risiko Saat Gempa

liputan6.com
6 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Peneliti dari Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Sukma Surya mengembangkan genteng komposit berbasis biomassa yang lebih ringan, kuat, dan ramah lingkungan sebagai alternatif bahan atap bangunan.

Dalam keterangannya di Jakarta, Sukma menjelaskan bahwa genteng komposit tersebut dibuat dari material biomassa atau lignoselulosa yang diolah menjadi partikel kecil, lalu diproses menjadi produk komposit.

Advertisement

BACA JUGA: Gempa Darat Guncang Sumedang, Begini Analisis BMKG

Sukma menyatakan, pengembangan genteng komposit ini juga didorong oleh kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire, sehingga rawan terhadap gempa bumi.

"Pada banyak kejadian gempa, korban cedera terjadi akibat tertimpa genteng yang berat. Oleh karena itu kami mengembangkan genteng komposit yang lebih ringan namun tetap memiliki kekuatan mekanis yang baik," jelasnya, melansir Antara, Selasa 17 Maret 2026.

Lebih lanjut, menurutnya, genteng komposit biomassa juga mempunyai sejumlah keunggulan lainnya, yaitu tahan air, tahan api dengan laju pembakaran yang lebih lambat, hingga ramah lingkungan.

Produk ini juga diharapkan dapat mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060 melalui pemanfaatan material berbasis biomassa. Ia menjelaskan, dalam proses pembuatannya, biomassa terlebih dahulu diolah menjadi partikel kecil menggunakan sejumlah peralatan, seperti ring flaker, drum chipper, dan hammer mill.

"Partikel tersebut kemudian dipisahkan berdasarkan ukuran, dikeringkan hingga kadar air tertentu, lalu dicampur dengan perekat sebelum diproses melalui tahapan mat forming, cold press, dan hot press molding hingga terbentuk genteng komposit," kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tradisi Mahantam di Agam Bertahan di Tengah Bencana
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menang Tapi Merana! Barcelona Kehilangan 2 Pemain Lagi Usai Bantai Newcastle 7-2
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Arus Mudik Jalur Nagreg Tembus 100 Ribu Kendaraan
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Sebagian Pemudik di Stasiun Gambir Masih Merokok dan Bertekanan Darah Tinggi
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Hilal Belum Capai 3 Derajat, MUI Imbau Umat Rayakan Lebaran Sesuai Keyakinan
• 3 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.