Jelang Lebaran, Presiden Prabowo Terima Megawati di Istana Kepresidenan

kompas.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS – Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026) siang. Keduanya bertemu sekitar dua jam.

Sejumlah narasumber di lingkungan Istana mengatakan kepada Kompas, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri masuk ke kompleks Istana sebelum pukul 11.00 WIB. Mobil hitam yang membawa Megawati keluar dari kompleks Istana sebelum pukul 13.00 WIB.

Salah satu narasumber menyebutkan, Megawati tiba bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat yang juga putrinya, Puan Maharani. Megawati didampingi Puan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto sekitar dua jam.

Pertemuan Presiden Prabowo dengan Megawati ini merupakan pertemuan pertama kedua tokoh itu sepanjang 2026.

Ketika ditanya mengenai pertemuan ini melalui pesan singkat, Kamis, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi tidak membenarkan tetapi juga tidak menyanggah. Ia mengatakan, tidak mau berkomentar.

“Mohon maaf untuk sementara tidak (memberi pernyataan) dulu, ya,” kata Prasetyo saat dikonfirmasi mengenai pertemuan Presiden Prabowo dengan Megawati.

Baca JugaMegawati-Prabowo Saling Berkirim Anggrek, Simbol Persahabatan atau Isyarat Politik?

Dihubungi terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI-P Said Abdullah membenarkan adanya pertemuan tersebut. Said yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran DPR juga mengonfirmasi bahwa Puan Maharani mendampingi Megawati bertemu dengan Prabowo. “Yes, betul sekali,” ujarnya.

Namun, Said tidak menjelaskan apa saja yang dibahas saat pertemuan berlangsung. Said meminta agar itu ditanyakan langsung kepada Puan Maharani.

Pertemuan Presiden Prabowo dengan Megawati ini merupakan pertemuan pertama kedua tokoh itu sepanjang 2026. Sebelumnya, Presiden Prabowo mengundang Megawati bersama dengan seluruh mantan presiden dan wakil presiden ke Istana, 3 Maret 2026, untuk membahas dinamika geopolitik global, perang di Timur Tengah, serta dampaknya terhadap Indonesia. Namun, saat itu Megawati tidak hadir.

Saat itu, Megawati merupakan satu-satunya tokoh yang tidak hadir. Sementara Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 RI Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin hadir untuk berdiskusi dengan Prabowo.

Baca JugaUndang Jokowi, SBY, hingga JK, Prabowo Diskusikan Dampak Perang AS-Israel dengan Iran

Sebelumnya, setidaknya ada tiga pertemuan antara Presiden Prabowo dan Megawati yang dibuka kepada publik. Pertama, di tengah perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah, 8 April 2025. Kala itu, Prabowo mendatangi kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta, untuk bersilaturahmi Lebaran.

Setelah itu, keduanya bertemu dalam upacara peringatan Hari Pancasila di Gedung Pancasila, Kompleks Kementerian Luar Negeri, 2 Juni 2025.

Terakhir, keduanya kembali bertemu di Istana pada 31 Agustus 2025. Kala itu, Presiden mengundang seluruh ketua umum partai politik untuk membahas dinamika nasional di tengah gelombang demonstrasi Agustus 2025 yang diiringi kerusuhan dan mengakibatkan jatuhnya sejumlah korban.

Baca JugaSerba-serbi HUT Ke-18 Gerindra, Pesan Prabowo hingga Karangan Bunga dari Megawati

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Megawati selalu menjadi sorotan. Selain pernah menjabat sebagai presiden dan wakil presiden, Megawati merupakan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). PDI-P yang merupakan pemenang Pemilu 2024 merupakan satu-satunya partai yang kini berada di luar pemerintahan.

Kendati berbeda sikap politik, keduanya tetap bersahabat. Hubungan mereka terjalin sejak lama. Bahkan, Prabowo dan Megawati pernah berpasangan pada Pemilihan Presiden 2009.

Kala itu, Megawati maju sebagai calon presiden didampingi oleh Prabowo sebagai calon wakil presiden. Namun, keduanya kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Umumkan Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Diduga Beda dengan Versi TNI
• 16 jam lalukompas.com
thumb
SETARA: Beda Versi Penyidikan Kasus Aktivis KontraS Munculkan Dugaan Sabotase Penegakan Hukum
• 8 jam laludisway.id
thumb
Hilal Awal Syawal 1447 H/2026 dan Ujian Konsistensi Pemerintah
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Kelelahan, Pemudik Motor Pingsan Saat Antre Masuk Kapal di Pelabuhan Ciwandan
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
3 Investasi Pilihan Nabi Muhammad SAW, Bisa Jadi Contoh
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.