JAKARTA, DISWAY.ID -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyoroti kondisi sosial di Ibu Kota menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Menurutnya saat ini masih ada warga Jakarta yang kondisi ekonominya cukup memprihatinkan.
Bahkan untuk sekedar membeli ayam untuk disantap bersama keluarga di hari Lebaran saja, sulit.
BACA JUGA:Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus Teridentifikasi Sebelum Pakai Helm
BACA JUGA:Nantikan Car Free Night Malam Lebaran di Bundaran HI, Ada Festival 1.000 Bedug hingga Tausiyah Ustadz Akri
Hal ini dinyatakan Rano saat menghadiri acara Andilan Kebo yang diselenggarakan Forum Betawi Rempug (FBR) di Taman Kerempugan Korwil FBR, Jakarta Timur pada Kamis, 19 Maret 2026.
“Masih ada masyarakat yang bahkan untuk membeli ayam saja sulit," kata Rano melalui keterangan tertulis.
Oleh karena itu, momentum seperti tradisi Andilan Kebo menjadi penting untuk memperkuat solidaritas sosial.
Sekedar informasi, Andilan Kebo merupakan tradisi patungan atau iuran masyarakat Betawi untuk membeli dan menyembelih kerbau menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Tradisi ini mencerminkan gotong royong dan solidaritas sosial, di mana daging hasil sembelihan dibagikan kepada peserta iuran dan warga sekitar untuk persiapan hidangan Lebaran.
BACA JUGA:Demi Cegah Banjir, DPRD Kota Bekasi Ingin Rencana Induk Drainase Hingga Level Kelurahan
BACA JUGA:Jakarta Sepi, Kawasan GBK Jadi Daya Tarik Warga Giat Olahraga dan Kulineran
Tradisi ini memiliki nilai historis dan filosofi gotong royong yang tetap relevan hingga sekarang.
"Maka, kehadiran momen seperti Andilan Kebo menjadi sangat berarti karena memberi kesempatan masyarakat untuk merasakan konsumsi daging,” ungkapnya.
- 1
- 2
- »





