H-2 Lebaran, Kendaraan Mudik yang Lintasi Tol Cipali Mulai Landai

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Memasuki H-2 Lebaran pada Kamis (19/3/2026), arus mudik di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) masih terpantau ramai lancar hingga malam hari.

H-2 Lebaran, Kendaraan Mudik yang Lintasi Tol Cipali Mulai Landai. (Foto Mei Sada/IMG)

IDXChannel - Memasuki H-2 Lebaran pada Kamis (19/3/2026), arus mudik di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) masih terpantau ramai lancar hingga malam hari.

Berdasarkan data terbaru yang diterima IDX Channel hingga pukul 19.00 WIB, tercatat sekitar 100 ribu kendaraan telah melintasi eks Gerbang Tol Cikopo menuju arah Cirebon.

Baca Juga:
Puncak Arus Mudik: 92 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Cipali, Tujuh Kendaraan Derek Dikerahkan

Meski demikian, volume kendaraan tersebut tercatat sedikit menurun sekitar 2,7 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya. Secara umum, rata-rata volume kendaraan yang melintas mencapai sekitar 5.200 kendaraan per jam sepanjang hari.

Namun, memasuki malam hari, arus lalu lintas mulai menunjukkan penurunan. Pada pukul 19.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas tercatat sekitar 3.700 kendaraan per jam.

Baca Juga:
41 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Cipali Jelang Lebaran, Bahu Jalan Jadi Biang Perlambatan

Kondisi ini menandakan arus mudik mulai melandai setelah sebelumnya mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Dari sisi layanan, pengelola tol menerapkan sistem buka-tutup secara situasional di sejumlah rest area, menyesuaikan dengan kapasitas parkir dan kondisi di lapangan.

Baca Juga:
Volume Kendaraan di Tol Cipali Melonjak Hampir 2 Kali Lipat

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di area istirahat selama periode arus mudik. Pengguna jalan disarankan untuk memanfaatkan gerbang tol terdekat sebagai alternatif tempat beristirahat apabila rest area penuh.

Pengguna jalan dipastikan tidak akan dikenakan biaya tambahan saat keluar dan masuk kembali ke jalan tol, karena sistem transaksi yang digunakan bersifat tertutup dan dihitung berdasarkan jarak tempuh perjalanan.

Selain itu, pemudik juga diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari kondisi fisik hingga kesiapan kendaraan, termasuk memastikan kecukupan bahan bakar, daya listrik, serta saldo uang elektronik.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kena Dampak Perang Iran, Eropa dan Jepang Nyatakan Siap Berkontribusi Amankan Selat Hormuz
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Breaking: Harga Minyak Kini Tembus US$ 111 Usai Qatar Dibombardir
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Profil PO Bus Murni Jaya yang Viral Usai Penumpang Mudik Dikasih Kursi Plastik Meski Bayar Rp420 Ribu
• 16 jam laludisway.id
thumb
Puncak Arus Mudik 2026, Garuda Indonesia Group Layani 77 Ribu Penumpang dalam Sehari
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Trump Kena Batunya, Perang Iran Jadi Senjata Makan Tuan
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.