Hambalang: Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia akan keluar dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) jika dinilai tidak menguntungkan kepentingan nasional. Presiden menyatakan keikutsertaan Indonesia dalam BoP akan terus dievaluasi.
Presiden menegaskan Indonesia akan tetap berada dalam BoP selama dinilai mampu mendukung perjuangan rakyat Palestina.
"Dan saya mengatakan, selama kita di dalam BOP bisa bantu perjuangan rakyat Palestina, kita akan berusaha. Begitu, kita ambil kesimpulan tidak ada harapan dan kontraproduktif kita menilai kita habis waktu, habis energi, dan tidak menguntungkan kepentingan nasional bangsa Indonesia, kita keluar," kata Prabowo dalam sesi tanya jawab dengan jurnalis di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 19 Maret 2026.
Baca Juga :
Presiden Prabowo Buka-bukaan Bawa Indonesia Gabung BoPSetelah itu Indonesia bersama sejumlah negara mayoritas Muslim mengikuti pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Baca Juga :
Bergabung BOP Buat Indonesia Bisa Berbuat Banyak Bantu PalestinaPemerintah menilai, sejumlah poin dalam proposal tersebut membuka peluang bagi terwujudnya solusi dua negara.




