Kisah Haru di Balik Respons Cepat Layanan 110 Polda Sumsel di Jembatan Ampera

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Palembang, VIVA – Pada Rabu sore, 18 Maret 2026, layanan darurat 110 milik Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan fungsinya yang lebih dari sekadar pusat laporan kriminal. Kali ini, layanan tersebut menjadi jembatan penyelamat bagi seorang wanita berinisial YS (33) yang tengah dilanda tekanan emosional berat.

Awalnya, panggilan yang masuk ke Command Center tidak berisi laporan kejahatan. YS justru mencurahkan isi hatinya, tentang trauma masa lalu, tekanan hidup, hingga masalah pribadi yang membuatnya kehilangan arah. Alih-alih mengabaikan karena bukan laporan darurat konvensional, petugas justru memilih untuk tetap mendengarkan dengan penuh perhatian.

Baca Juga :
Viral! Aksi Live Streaming di Jembatan Ampera Dilarang, Ini Penjelasan Pemkot Palembang
Juru Parkir Liar di Bawah Jembatan Ampera Palembang Ditangkap Gegara Aksinya Palak Warga Viral

Situasi berubah menjadi sangat genting ketika diketahui bahwa YS berada di tepi jembatan dengan niat mengakhiri hidupnya. Dalam kondisi seperti itu, ketenangan dan empati petugas menjadi kunci. Sambil terus mengajak YS berbicara agar tetap tenang, tim lain segera melacak lokasi melalui CCTV.

Tak butuh waktu lama, posisi YS berhasil diketahui. Informasi tersebut langsung diteruskan secara cepat dan terkoordinasi kepada petugas lapangan. Tim dari kepolisian yang berada di sekitar lokasi segera bergerak menuju titik yang dimaksud.

Pendekatan yang dilakukan pun tidak gegabah. Petugas memilih cara persuasif dan humanis, berbicara dengan lembut dan mencoba menenangkan YS. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. YS berhasil diyakinkan untuk menjauh dari tepi jembatan dan mengurungkan niatnya.

Setelah berhasil diamankan, YS kemudian dibawa ke pos pelayanan terdekat untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut. Di sana, ia diberi dukungan emosional hingga kondisinya berangsur stabil sebelum akhirnya dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Nandang Mu’min Wijaya pun menegaskan pentingnya respons cepat dan empati dalam setiap layanan kepada masyarakat.

“Layanan 110 tidak hanya untuk laporan kriminal, tetapi juga menjadi ruang aman bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan dalam kondisi darurat, termasuk situasi psikologis,” katanya.

Peristiwa ini menegaskan komitmen Polri yang tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga melayani, melindungi, dan merangkul masyarakat di titik terendah mereka.

“Kami berkomitmen untuk selalu hadir, melayani, dan melindungi masyarakat, bahkan dalam situasi paling sulit sekalipun,” tambahnya. 

Baca Juga :
Dipakai Salat Idul Adha, Jembatan Ampera Palembang Ditutup 3 Jam
8 Jembatan Tercantik di Indonesia yang Sangat Megah dan Unik
Jembatan Ampera Palembang Ditutup Sementara, Ada Apa?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daya yang menekan ongkos mudik Lebaran di Jalur Tol Trans Jawa
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Bangun Pagi Langsung Minum Kopi: Kebiasaan Sehat atau Berisiko?
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Balas Kematian Ali, Iran Hujani Israel dengan Rudal
• 3 jam lalurealita.co
thumb
Bank Mandiri Pastikan Livin’ by Mandiri Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri 1447 H
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Ketua PP Muhammadiyah: Perbedaan Lebaran Bukan Tak Taat pada Pemerintah
• 7 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.