TEHERAN, KOMPAS.TV - Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FIFRI) Mehdi Taj menegaskan Timnas Iran tidak mundur dari gelaran Piala Dunia 2026. Namun, Mehdi menyatakan Iran akan memboikot Amerika Serikat (AS) sebagai tuan rumah Piala Dunia.
Mehdi Taj menyatakan pihaknya sejauh ini masih berunding dengan FIFA untuk memindahkan pertandingan-pertandingan Timnas Iran ke Meksiko.
Piala Dunia 2026 sendiri sedianya digelar pada 11 Juni-19 Juli mendatang dengan AS dan Meksiko menjadi tuan rumah bersama.
Baca Juga: Iran Biarkan Kapal Tanker Sejumlah Negara Lewat Selat Hormuz, Indonesia Termasuk?
Timnas Iran sendiri merupakan salah satu tim pertama yang memastikan lolos ke putaran final Piala Dunia dari kualifikasi zona AFC. Namun, partisipasi Iran dibayangi keraguan usai AS dan Israel menyerang pada 28 Februari 2026 lalu.
"Tim nasional sedang menjalani pemusatan latihan di Turki dan kami juga akan memainkan dua pertandingan persahabatan di sana," kata Mehdi Taj dikutip Fars via Al Jazeera, Kamis (19/3/2026).
"Kami akan memboikot Amerika, tetapi kami tidak akan memboikot Piala Dunia."
Di Piala Dunia 2026, Iran trgabung di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir. Ketiga pertandingan tersebut dijadwalkan digelar di AS.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyebut pihaknya tidak mempermasalhkan partisipasi Iran di Piala Dunia. Namun, Trump mengakui keamanan Timnas Iran di AS tidak bisa dijamin.
Pernyataan tersebut membuat FFIRI meminta FIFA untuk memindahkan pertandingan Iran ke Meksiko. Alasannya, AS sebagai tuan rumah tidak bisa menjamin keamanan tim tamu.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Al Jazeera
- timnas iran
- piala dunia 2026
- iran piala dunia 2026
- federasi sepak bola iran
- perang iran





