Prabowo Sebut Serangan Air Keras ke Aktivis Tindakan Terorisme: Harus Kita Usut!

viva.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus merupakan tindakan kriminal serius yang tergolong sebagai terorisme.

Dia menegaskan, serangan air keras ke Andrie Yunus harus diusut tuntas sampai ke dalang di balik peristiwa itu.

Baca Juga :
Prabowo Minta Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Diusut Tuntas ke Aktor Intelektualnya
Waspadai Dampak Geopolitik, Prabowo Kumpulkan Menteri Garap Strategi Penghematan Energi

"Ini adalah terorisme. Ini tindakan biadab. Harus kita kejar. Harus kita usut. Harus kita usut!” kata Prabowo, dikutip dari rilis Badan Komunikasi (Bakom) RI, Kamis, 19 Maret 2026.

Prabowo menuturkan, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan, melainkan harus mampu mengungkap aktor intelektual di balik peristiwa tersebut.

“(Termasuk) siapa yang menyuruh, siapa yang membayar,” tutur dia.

Lebih lanjut, Prabowo juga menegaskan, negara tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan terhadap warga negara, termasuk terhadap aktivis yang menyuarakan kritik. Ia memastikan, jika ada keterlibatan aparat dalam kasus kekerasan itu, maka proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu.

“Ya jelas dong (kalau itu dari aparat). Tidak akan! (ada impunitas). Saya menjamin!” ujar dia.

“Saya ingin menegakkan hukum. Saya ingin Indonesia yang beradab. Tidak boleh ada tindakan seperti ini,” sambung Prabowo. 

Sebelumnya diberitakan, sebanyak empat prajurit TNI terlibat dalam aksi penyiraman air keras ke Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Danpuspom TNI Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Yusri Nuryanto (kedua dari kanan) dalam konferensi pers
Photo :
  • Istimewa

Hal tersebut diungkap Danpuspom TNI Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Yusri Nuryanto. Yusri mengaku baru mendapatkan informasi terkait dugaan keterlibatan empat prajurit TNI itu pada Rabu, 18 Maret 2026 pagi.

"Jadi tadi pagi, saya telah menerima, menerima dari Denma Bais TNI, empat orang yang diduga tersangka melakukan kegiatan penganiayaan terhadap saudara Andrie Yunus," kata Yusri dalam konferensi pers, Rabu, 18 Maret 2026.

Yusri menuturkan, keempat prajurit TNI itu sudah diamankan. Pihaknya pun tengah mendalami motif di balik aksi penyiraman air keras ke Andrie Yunus.

"Jadi kita juga masih mendalami apa nih motifnya dari empat yang diduga pelaku tadi," tutur dia.

Yusri menyebut keempat pelaku merupakan anggota Denma Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Baca Juga :
Prabowo Sebut Ada 1.000 SPPG Diberhentikan Sementara
Komnas HAM Bakal Panggil Panglima TNI Terkait Kasus Andrie Yunus
Hasto Ungkap Pertemuan Presiden Prabowo dan Megawati di Istana Merdeka, Ini Bocorannya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bisnis Hijau Kian Diminati, Bandar Pohon Indonesia Tawarkan Solusi Lanskap
• 3 jam lalueranasional.com
thumb
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ajak Umat Muslim Raih Harta Halal dan Jaga Kesucian Diri di Idul Fitri
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Tol MBZ Dibuka Kembali Usai Sempat Ditutup, Kini Kondisi Lalin Lancar
• 23 jam laludetik.com
thumb
10 Contoh Dongeng Sunda Legenda dan Pesan Moralnya
• 5 jam lalutheasianparent.com
thumb
BAZNAS Renovasi Musala di Jalur Ziarah Tegal, Jamaah Kini Lebih Nyaman Beribadah
• 12 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.