Jakarta, VIVA - Perjalanan mudik yang seharusnya berjalan lancar bisa berubah jadi momen menegangkan dalam hitungan menit. Itulah yang dialami Dian Mahardian, seorang pemudik yang mendadak tertinggal dari keluarganya di rest area KM 130 ruas Tol Cipali.
Kejadian ini bermula saat kendaraan yang ditumpangi Dian berhenti untuk beristirahat. Seperti pemudik pada umumnya, ia turun untuk ke toilet sekaligus menunaikan salat Subuh. Namun, tanpa disadari, ia tidak memberi tahu anggota keluarga lainnya bahwa dirinya turun dari mobil.
Dalam kondisi itu, Dian juga tidak membawa barang penting seperti ponsel. Ia hanya membawa mukena, tisu, dan sejumlah uang kecil. Situasi di dalam mobil pun membuat keberadaannya tidak disadari. Suami dan anaknya sedang tertidur, sementara sopir diketahui tengah berada di luar kendaraan.
Menurut penjelasan Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, kondisi tersebut membuat rombongan melanjutkan perjalanan tanpa menyadari bahwa Dian belum kembali ke mobil.
“Setelah selesai dari toilet dan salat Subuh, yang bersangkutan kembali ke lokasi parkir. Namun kendaraan yang ditumpangi sudah tidak berada di tempat,” ujarnya seperti dikutip VIVA dari Humas Polri, Jumat 20 Maret 2026.
Menyadari dirinya tertinggal, Dian langsung panik. Ia berusaha mencari kendaraan keluarganya di sekitar area parkir rest area, tetapi mobil tersebut sudah tidak terlihat. Situasi semakin menegangkan karena ia tidak memiliki alat komunikasi untuk menghubungi keluarga.
Beruntung, di tengah kepanikan tersebut, Dian melihat petugas kepolisian yang sedang berjaga. Ia pun segera meminta bantuan. Petugas dengan sigap membantu dengan meminjamkan ponsel agar Dian bisa menghubungi keluarganya.
Setelah beberapa kali percobaan, akhirnya sang suami merespons panggilan tersebut. Dari komunikasi itu diketahui bahwa kendaraan keluarga Dian sudah melaju hingga KM 139 dan baru menyadari bahwa ia tidak berada di dalam mobil.
Kondisi lalu lintas saat itu yang menerapkan sistem satu arah atau one way membuat kendaraan tidak memungkinkan untuk kembali ke rest area. Menyikapi situasi tersebut, petugas langsung mengambil langkah cepat.
Dian kemudian diantar menggunakan sepeda motor oleh anggota kepolisian untuk menyusul keluarganya di titik yang telah disepakati. Upaya ini membuahkan hasil, dan Dian akhirnya bisa kembali berkumpul dengan keluarga untuk melanjutkan perjalanan mudik.





