Korlantas Polri Telah Siapkan Skema Arus Balik Lebaran 2026, Tol Fungsional Jadi Kunci

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai mematangkan strategi besar untuk menghadapi arus balik Lebaran 2026. 

Meski saat ini fokus utama masih pada arus mudik, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa skenario untuk kepulangan pemudik sudah siap dieksekusi.

BACA JUGA: Mudik Lebaran 2026, Kapolri Listyo Sebut Angka Kecelakaan Turun 40 Persen

Irjen Agus mengungkapkan bahwa arahan langsung dari Kapolri telah diterima untuk memastikan arus balik tidak mengalami kemacetan horor. 

Salah satu "senjata" utama yang disiapkan adalah pemanfaatan jalur tol fungsional secara maksimal.

BACA JUGA: Puncak Arus Mudik Lebaran 2026, Fatalitas Kecelakaan Turun 40 Persen

"Arus balik juga ada strategi khusus. Jadi khususnya adalah penggunaan jalan tol fungsional. Ini sangat strategis untuk mengurai kepadatan," kata Irjen Agus di Command Center Korlantas Polri, KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/3).

Dia menjelaskan salah satu titik krusial yang diantisipasi adalah kemacetan di Kilometer 66 Tol Jakarta-Cikampek (Japek). 

BACA JUGA: Arus Mudik Lebaran 2026, Penjualan Tiket Lebaran KAI Capai 3,48 Juta

Menurutnya, titik ini sering menjadi momok karena adanya pertemuan arus (crossing) dari arah Bandung dan Jawa Tengah.

Guna menyiasati hal tersebut, Irjen Agus berencana mengoperasikan Tol Japek Selatan secara fungsional.

Dia mengungkapkan jalur ini akan menghubungkan wilayah Sadang hingga Setu dan Delta Mas bagi kendaraan yang datang dari arah Jawa Barat.

"Nanti akan kami gunakan Japek Selatan sampai Delta Mas sampai Setu. Sehingga kendaraan pribadi dari Jawa Barat tidak perlu lagi melalui KM 66 yang padat. Ini langkah yang sangat bagus," jelas jenderal bintang dua itu.

Tidak hanya Japek Selatan, akses Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) segmen Parungkuda hingga Karangtengah juga dipastikan akan difungsikan. 

Dia berharap jalur ini mampu memecah konsentrasi kendaraan yang menuju arah Bogor dan Jakarta.

Namun, Irjen Agus menekankan bahwa semua kebijakan di lapangan akan bersifat dinamis.

Korlantas terus berkoordinasi dengan Jasa Marga untuk memantau data traffic counting secara real-time sebelum mengambil tindakan diskresi.

Sama halnya dengan penutupan sementara Tol Layang MBZ yang dilakukan secara mendadak demi kelancaran, Irjen Agus menyebut fleksibilitas adalah kunci keberhasilan di lapangan.

"Langkah-langkah yang kita ambil itu dinamis untuk memperlancar arus lalu lintas. Intinya, langkah yang harus kita eksekusi nanti sangat tergantung pada kondisi lalu lintas seperti apa," pungkas lulusan Akpol 1991 tersebut.(mcr8/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jamaah Sholat Id di PP Muhammadiyah Membeludak hingga ke Jalan, Polisi Rekayasa Arus Lalu Lintas
• 32 menit laluokezone.com
thumb
Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Godzilla El Nino Diprediksi April 2026, BRIN: Kemarau di Indonesia Jadi Lebih Panjang dan Kebih Kering
• 18 jam laludisway.id
thumb
Daftar Taman Nasional yang Tutup pada Libur Nyepi dan Lebaran 2026
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Mengerikan! Tangan Bocah SMP di Bangkalan Hancur akibat Ledakan Petasan
• 19 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.