Ribuan Peserta Ikuti Gema Takbir Jogja 2026 Perebutkan Piala Sultan HB X

rctiplus.com
15 jam lalu
Cover Berita

YOGYAKARTA, iNews.id – Ribuan remaja masjid yang tergabung dalam Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Masjid Gedhe Kauman, menggelar pawai takbir keliling bertajuk "Gema Takbir Jogja", Kamis (19/3/2026) malam. 

Acara rutin tahunan ini sukses menyedot perhatian warga dan wisatawan dengan penampilan berbagai replika islami, lampion raksasa, hingga atraksi display tarian yang memukau. 

Mengangkat tema "Takbir Menggetarkan Hati, Meneguhkan Tauhid, Membumikan Lingkungan", event religius ini menjadi wadah kreativitas bagi para pemuda Islam. Sebanyak sepuluh masjid se-Kemantren Gondomanan ambil bagian, menyuguhkan kebolehan mereka melalui pertunjukan display di halaman Masjid Gedhe Kauman hingga sepanjang jalanan protokol Kota Jogja. 

Ketua Panitia Gema Takbir Jogja, M. Faisal Rahagi menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar pawai, melainkan sebuah syiar yang memadukan unsur seni dan budaya. 

"Gema Takbir Jogja merupakan event religius yang menampilkan perpaduan seni dan budaya lewat atraksi yang menghibur sebagai syiar kami menyambut kemenangan Hari Raya Idul Fitri," ujar Faisal, Kamis (19/3/2026). 

Keseruan acara semakin memuncak karena seluruh peserta bersaing memperebutkan Piala Bergilir Sri Sultan Hamengku Buwono. Penilaian didasarkan pada kekompakan takbir, kreativitas replika, hingga pesan lingkungan yang dibawa oleh masing-masing kelompok sesuai dengan tema tahun ini. 

Setiap kontingen tampil maksimal dengan koreografi dan kostum yang unik, menjadikan malam takbiran di Yogyakarta layaknya sebuah festival budaya berkelas internasional.

Pelaksanaan takbir keliling ini sekaligus menandai berakhirnya masa Ramadhan bagi jemaah Masjid Gedhe Kauman. Sesuai dengan maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, jemaah Kauman telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. 

Meskipun pusat kota dipadati ribuan peserta dan penonton, arus lalu lintas di sekitar area Nol Kilometer dan Malioboro terpantau tetap terkendali dengan penjagaan ketat dari petugas kepolisian dan keamanan keraton (Paksikaton).

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sekeluarga Korban Kecelakaan Tol Tegal Dimakamkan Satu Liang Lahat di Pemalang
• 53 menit laludetik.com
thumb
Berkedok Pembangunan Jalan, Ternyata Bangun Krematorium — Bentrokan Besar Polisi dan Warga Pecah di Guangdong, Tiongkok
• 2 jam laluerabaru.net
thumb
Warga Palestina di Gaza sambut Idul Fitri dengan harapan perdamaian
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Jet Tempur Siluman Canggih AS Mendarat Darurat Diduga Kena Tembakan Pertahanan Iran
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Meugang di Sijudo hangatkan kebersamaan sambut Lebaran pascabanjir
• 15 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.