Menaker Tekankan Kepedulian dalam Membangun Hubungan Industrial

jpnn.com
17 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan hubungan industrial harus dibangun atas dasar kepedulian antara manajemen dan pekerja, bukan sekadar pemenuhan hak normatif.

Hal itu disampaikan Yassierli saat melepas program mudik gratis pekerja/buruh PT Pamapersada Nusantara di Jakarta Timur, Rabu (18/3).

BACA JUGA: Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Atas Kepedulian Manajemen-Pekerja

Menurutnya, hubungan industrial yang sehat tidak cukup hanya soal upah, aturan kerja, dan pemenuhan hak pekerja.

Dia mengungkapkan yang penting adalah adanya keterlibatan dan kepedulian antara manajemen dan pekerja agar perusahaan tumbuh lebih kuat dan pekerja merasa dihargai.

BACA JUGA: Menaker Yassierli Lepas Mudik Bersama Warmindo: Layak Dicontoh Perusahaan Lain

“Hubungan antara manajemen dan pekerja harus seperti dua roda gigi. Jika selama ini hanya satu yang bergerak, tidak akan optimal. Dengan dua roda gigi yang bergerak bersama, perusahaan dapat melaju lebih cepat. Di situlah tujuan kita, ketika manajemen memperhatikan kesejahteraan pekerja dan pekerja juga peduli memajukan perusahaan serta meningkatkan produktivitas. Itu mimpi yang ingin kita wujudkan,” ujar Yassierli.

Dia menilai program mudik gratis bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan bentuk kepedulian yang manfaatnya langsung dirasakan pekerja/buruh.

BACA JUGA: Tinjau Posko Peduli K3 Mudik, Menaker Yassierli Pastikan Awak Angkutan Sehat

Bagi pekerja, mudik bukan hanya soal pulang kampung, tetapi juga soal bisa berkumpul dengan keluarga dengan aman dan tenang saat Lebaran.

Oleh karena itu, Yassierli mengapresiasi perusahaan yang memfasilitasi mudik gratis bagi pekerja.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan dunia usaha tidak hanya fokus pada target kerja, tetapi juga peduli pada kebutuhan pekerja di momen penting.

“Ini menunjukkan dunia usaha memiliki kepedulian terhadap pekerja. Pemerintah tentu mendukung program-program seperti ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Yassierli juga menyoroti pentingnya keselamatan mudik, terutama bagi pengemudi dan kernet.

Dia menyebut dua penyebab utama kecelakaan adalah kondisi kendaraan dan faktor pengemudi.

Oleh karena itu, kesiapan fisik dan mental pengemudi harus menjadi perhatian serius.

Dia menjelaskan, tahun ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia dan sejumlah perguruan tinggi melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi dan kernet bus di enam wilayah.

Pemeriksaan meliputi tes kesehatan dan tes kewaspadaan berbasis komputer untuk memastikan pengemudi dalam kondisi fit saat bertugas.

“Kami memiliki alat untuk mengukur tingkat kewaspadaan pengemudi hanya dalam waktu sekitar lima menit. Dari situ dapat diketahui apakah pengemudi dalam kondisi fit atau tidak,” jelasnya.

Menurut Yassierli, rendahnya tingkat kewaspadaan pengemudi umumnya disebabkan kurangnya waktu istirahat.

Hal itu sering dianggap sepele, padahal dapat menurunkan konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan di perjalanan.

“Tidak cukup hanya ditanya apakah sudah cukup tidur. Ketika diuji, tingkat kewaspadaannya rendah. Setelah ditelusuri, mereka hanya tidur dua sampai tiga jam. Ini yang menjadi perhatian serius,” ungkapnya.

Dia mengimbau para pengemudi angkutan umum agar memperhatikan kondisi kesehatan dan waktu istirahat sebelum bertugas, karena keselamatan penumpang sangat bergantung pada kesiapan mereka. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bekali Gen Z dan Milenial Siap Kerja, Menaker Yassierli Tekankan 3 Hal Penting Ini


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seskab: Presiden Prabowo malam takbiran di Sumut, lebaran di Aceh
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Qatar Murka! Dubes Iran Diusir Usai Serangan ke Fasilitas Energi Utama | SAPA MALAM
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Tahun Baru Nowruz di Bawah Bayang-Bayang Perang
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Menjelang Lebaran 2026, Aktivitas Lintas Batas di PLBN Entikong Meningkat Tajam
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Pemudik Bawa Berkah, Warung di Kampung Rambutan Raup Omzet Rp 8 Juta Sehari
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.